'Selamat Tahun Baru' dari Perut AdamAir KI 574
Jumat, 05 Jan 2007 19:36 WIB
Makassar - Aneh bin ajaib. Faturrahman, salah satu penumpang AdamAir KI 574, masih sempat-sempatnya mengucapkan selamat tahun baru pada kakaknya, Suyanto (27). Tentu saja Suyanto tidak menggubrisnya, karena ketar-ketir ingin tahu nasib adiknya itu setelah pemerintah mengumumkan AdamAir hilang pada Senin sore, 1 Januari 2007. Ucapan selamat tahun baru terdengar saat Suyanto berhasil menghubungi ponsel adiknya yang berumur 16 tahun itu pada pukul 23.00 Wita tanggal 1 Januari. "Setelah dinyatakan hilang, saya terus mencoba menghubungi Fatur. Sekitar pukul 11 malam ternyata berhasil," kata Suyanto, saat berbincang dengan detikcom di VVIP Emmy Saelan Bandara Hasanuddin, Makassar, Jumat (5/1/2007). Suyanto mengatakan, saat telepon diangkat, dia mendengar Fatur berteriak 'Selamat Tahun Baru' kepadanya. Namun Suyanto tidak mempedulikannya, dia segera menanyakan posisi Fatur saat itu. "Saya tanya, posisimu di mana. Tapi dia malah balik nanya, ini siapa," cerita Suyanto. Suara di ujung telepon itu tampak terdengar berbeda dari suara Fatur biasanya. Nada suara itu lebih keras. Namun sayang, tidak lama kemudian sambungan terputus. Dan saat dihubungi kembali, telepon genggam Fatur sudah tidak aktif. Menurut Suyanto, nomor teleponnya sudah tercatat dalam handphone Fatur. Otomatis namanya akan muncul saat dia menelepon. "Mungkin karena buru-buru dia tidak melihat layar," katanya. Diceritakan Suyanto, Fatur adalah pelajar SMU I Ammurang, Kabupaten Minahasa Selatan. Pemuda itu akan kembali ke Menado setelah liburan di Surabaya. Fatur menumpang AdamAir seorang diri.
(ken/nrl)











































