AdamAir Belum Ketemu, Keluarga Korban Bertahan di Makassar
Rabu, 03 Jan 2007 10:48 WIB
Makassar -
Para keluarga penumpang AdamAir telah diterbangkan ke Makassar. Namun, hingga kini pesawat AdamAir masih misterius. Meski pesawat belum diketahui keberadaannya, para keluarga korban tetap ingin bertahan di Makassar hingga Kamis (4/1/2007). Delfi, salah seorang anggota keluarga penumpang AdamAir, menceritakan sebenarnya pihak AdamAir telah menawarkan kepada para keluarga untuk meninggalkan Makassar pada hari ini. Alasan AdamAir, posisi pesawat belum ditemukan. "Tapi, kami meminta untuk bertahan hingga hari ini dan pulang besok pagi. Kalau pulang malam ini, kami jelas tidak sanggup," kata Delfi saat dihubungi detikcom, Rabu (3/1/2007).Menurut Delfi, dirinya bersama para keluarga korban lainnya telah melakukan pertemuan dengan pihak AdamAir pada Rabu pagi. "Dan menurut saya, sekitar 70% pihak AdamAir setuju kalau kami pulang besok pagi," ujar Delfi. Keluarga sudah siap menerima informasi apa pun terkait pencarian pesawat AdamAir, termasuk informasi paling buruk sekali pun. "Kami berharap pesawat bisa segera ditemukan dan kami segera mengetahui nasib keluarga kami. Kami sangat paham, pencarian sulit dilakukan, karena saat ini cuaca buruk," ujar dia. Para keluarga korban telah diterbangkan AdamAir ke Makassar sejak Selasa (2/1/2007) kemarin. Selain diberangkatkan dari Surabaya, ada juga keluarga korban yang diterbangkan dari Manado. Mereka diinapkan di sejumlah hotel di Makassar. Mereka diterbangkan ke Makassar, karena sebelumnya sudah ada informasi bahwa pesawat sudah ditemukan. Namun, pada Selasa malam, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa meralat informasi bahwa pesawat belum diketahui keberadaannya. Dengan masih belum ditemukannya pesawat dengan nomor penerbangan KI 574 itu, pihak AdamAir menawarkan kepada para keluarga korban untuk kembali ke daerah asalnya sambil menunggu perkembangan informasi lebih lanjut. "Tapi, kami masih tetap ingin memantau informasi di Makassar hingga hari ini, semoga hari ini sudah ada kejelasan," kata Delfi. Selama di Makassar, kata Delfi, pihak AdamAir telah menyediakan hotel, makanan, sarana transportasi, dan akomodasi lainnya. Hingga pukul 11.40 Wita, para keluarga korban berkumpul di sekitar bandara untuk menunggu perkembangan informasi tentang pencarian pesawat AdamAir.
(asy/nrl)










































