Jelang Tahun Baru Pendapatan Pedagang TMII Turun 70 %
Minggu, 31 Des 2006 18:50 WIB
Jakarta - Momen tahun baru biasanya menjadi ladang panen bagi pedagang di pusat keramaian. Tapi tidak bagi pedagang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Beberapa pedagang mengeluhkan pendapatan mereka yang terjun bebas hingga 70% dibanding tahu lalu.Seperti Kandit, pedagang kaki lima, yang mengurungkan niatnya membuka kios karena merasa akan rugi. "Tahun ini mah sepi, sebab enggak ada orang. Tuh yang buka kios di bazar juga pada ngeluh," ujar dia di TMII, Jakarta, Minggu (31/12/2006).Pengunjung TMII menjelang tahun baru kali ini memang menurun jauh. Penurunan pengunjung ini pula yang mengakibatkan turunnya pendapatan pedagang. Para pedagang yang membuka kios di bazar, pendapatannya menurun hingga 70%. Sayangnya para pedagang enggan menyebut berapa rupiah penurunan pendapatan mereka.TMII memang membuka pekan bazar sejak 24 Desember lalu hingga 1 Januari 2007. Jika tahun lalu kios yang dibuka mencapai puluhan, tahun ini hanya belasan saja. Itu pun sepi dari pembeli.Menurut Wiyanti, pedagang makanan, penurunan pengunjung disebabkan waktu liburan yang lebih pendek ketimbang tahun lalu. "Kalau tahun lalu, Idul Adhanya enggak gabung sama tahun baru, jadi ada libur lagi. Kalau sekarang jadi lebih pendek," keluhnya.Selain itu, momen tahun baru sekarang menurut Wiyanti bertepatan dengan penerimaan rapor anak sekolah. Saat penerimaan rapor itulah biasanya orangtua diwajibkan melunasi SPP siswa. "Apa-apa sekarang mahal. Mending buat bayar anak sekolah, daripada buat beli tiket Rp 15.000," cetus perempuan paruh baya itu.Mulai pukul 16.00 WIB, tiket TMII yang biasanya dijual Rp 9.000 akan naik menjadi Rp 15.000. Meski malam menjelang tahun baru pedangdut Rhoma Irama dan artis KDI akan mengisi acara di TMII, namun hingga pukul 17.00 WIB, belum terlihat desak-desakan pengunjung.
(nvt/nvt)











































