Usai HTI Yogya Salat Id, Hujan Mengguyur
Sabtu, 30 Des 2006 09:30 WIB
Yogyakarta - Saat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jakarta menggelar salat Idul Adha, gerimis langsung berhenti. Sedangkan di Yogyakarta, beberapa saat setelah HTI usai salat Id, hujan justru mengguyur Kota Gudeg ini.Beberapa orang yang baru saja meninggalkan tempat salat pun harus mengenakan mantel atau payung agar tidak basah kuyup. Maklum hujan turun cukup deras.Salat Id antara lain dilakukan di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida Jl Sanggrahan, Baciro, dan di Lapangan Ngaglik, di Jl Kali Urang KM 11, Sleman.Sejak pukul 06.00 WIB, warga sudah mulai berdatangan ke tempat salat ketika panitia salat Idul Adha mengumandangkan takbir dengan menggunakan pengeras suara.Di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida bertindak sebagai imam dan khatib adalah Ketua DPD HTI DIY HM Rosyis Supriadi. Selain HTI, banyak pula warga yang melakukan salat Idul Adha hari ini.Dalam khotbahnya Rosyis mengatakan hendaknya umat Islam mencontoh ketakwan dan perjuangan Nabi Ibrahim serta kerelaan dia untuk mengorbankan anaknya, Ismail.Salah seorang warga Umbul Harjo, Suyono, mengaku sengaja datang untuk salat Id hari ini karena wukuf di Arafah berlangsung Jumat kemarin. Apalagi wukuf pada hari Jumat di Arafah saat penyelenggaraan haji tidak pasti datang setiap tahun.Meski demikian, sebagian besar warga Yogyakarta yang didominasi Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah menyelenggarakan salat Idul Adha pada Minggu 31 Desember besok.
(nvt/nvt)











































