7 Golongan yang Diperbolehkan Tidak Puasa Ramadan, Ini Penjelasannya

7 Golongan yang Diperbolehkan Tidak Puasa Ramadan, Ini Penjelasannya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Sabtu, 16 Mar 2024 13:29 WIB
Ilustrasi Puasa
Ilustrasi puasa (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Puasa Ramadan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Selama bulan Ramadhan, muslimah dan muslim melaksanakan ibadah puasa dengan cara menahan haus, lapar, dan hal-hal yang membatalkan dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Namun, perlu diketahui bahwa ada golongan tertentu yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa Ramadan. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

Golongan yang Diperbolehkan Tidak Puasa

Puasa Ramadan wajib dilakukan semua kaum muslim, tetapi ada golongan tertentu yang tidak wajib melakukan puasa Ramadan. Dilansir situs Kementerian Agama (Kemenag), berikut golongan yang dimaksud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Anak kecil

Anak kecil yang belum balita atau belum dewasa, tidak wajib melakukan puasa. Hanya, jika dia sudah berumur sekitar 7 tahun, hendaknya dia dilatih dan diajari untuk melakukan puasa Ramadan, tetapi tidak boleh dipaksa.

ADVERTISEMENT

2. Orang gila

Puasa Ramadan juga tidak wajib bagi orang gila, meskipun sudah dewasa. Hal ini karena orang gila dinilai tidak memiliki akal yang normal sehingga tidak ada kewajiban apa-apa baginya, termasuk puasa Ramadan.

3. Orang sakit

Orang yang sedang sakit, jika puasanya justru memperlambat sembuh atau membuat kondisi semakin parah, baginya tidak wajib berpuasa. Namun demikian, ia wajib menggantinya di luar bulan Ramadan jika sudah sembuh. Jika tidak ada harapan sembuh, maka dia hanya wajib membayar fidiah.

4. Orang yang lanjut usia

Orang tua yang sudah lanjut usia dan tidak mampu berpuasa, maka ia tidak wajib puasa Ramadan. Dia hanya wajib membayar fidiah sebagai ganti dari puasa yang ditinggalkan.

5. Perempuan haid dan nifas

Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak wajib berpuasa di bulan Ramadan. Meski demikian, ia wajib menggantinya di hari-hari lain di luar bulan Ramadan.

6. Perempuan hamil dan menyusui

Perempuan hamil atau menyusui tidak wajib berpuasa di bulan Ramadan. Meski demikian, jika dia tidak berpuasa, ia wajib menggantinya sekaligus membayar fidiah karena khawatir terhadap keselamatan anaknya.

7. Orang dalam perjalanan jauh

Orang yang sedang dalam perjalanan jauh, yaitu perjalanan yang jaraknya boleh melakukan qashar shalat, maka baginya tidak wajib berpuasa. Jika dia tidak berpuasa, maka dia wajib menggantinya di hari-hari lain di luar bulan Ramadan.

Demikian golongan orang yang diperbolehkan tidak puasa. Selamat puasa!

Simak juga 'KuTips: DIY Tasbih Manik-manik, Bisa Buat Aksesori Juga Nih!':

[Gambas:Video 20detik]



(kny/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads