Kontras: Rapor HAM Merah, SBY Tidak Naik Kelas

Kontras: Rapor HAM Merah, SBY Tidak Naik Kelas

- detikNews
Selasa, 26 Des 2006 17:41 WIB
Jakarta - Tahun 2006 segera berakhir dan tiba saatnya memberi evaluasi. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di bidang HAM masih jauh dari harapan."Jadi hasil evaluasi Kontras seperti diplomasi, masalah Aceh, hukum, kasus Munir, kasus antikomunisme, persoalan BIN, TNI/Polri masih di bawah standar. Jadi angka rapornya merah semua. Kesimpulan Kontras evaluasinya adalah SBY tidak naik kelas," ujar Koordinator Kontras Usman Hamid saat jumpa pers di kantor Kontras, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2006).Usman menerangkan sebenarnya di bawah kepemimpinan SBY ada beberapa kemajuan di bidang HAM. Di luar negeri Indonesia masuk menjadi anggota Dewan HAM dan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, sedangkan di tingkat nasional proses perdamaian Aceh terus berjalan dan penghapusan pasal penghinaan presiden oleh Mahkamah Konstitusi (MK).Namun Kontras menilai sepanjang tahun 2006 justru situasi HAM di Indonesia memasuki tahap genting."HAM diserang dari segala penjuru bukan hanya nilai, norma, dan aturannya tapi juga institusi penopang tegaknya HAM," papar Usman.HAM yang seharusnya memiliki peran utama di bidang politik, ekonomi dan hukum justru dipinggirkan oleh cara pandang dan kepentingan elit politik. Institusi tertinggi di bidang hukum seperti Mahkamah Agung masih menutup akses para korban pelanggaran HAM. Keluarnya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan Perkara (SKP3) kasus mantan Presiden Soeharto dan tahun teror bagi warga Poso."Meskipun telah ada kemajuan namun kami mencatat banyak sekali arena-arena HAM yang tidak berubah, malah mengalami kemunduran," kata Usman bersemangat. (gah/nrl)


Berita Terkait