Sebelum Hanyut di Citarum, Nur Minta Dibelikan Baju Baru
Selasa, 26 Des 2006 12:17 WIB
Bandung -
Baju baru. Itulah yang diminta Nur Hadiyana (12), siswi kelas 1 SMP Bina Negara Bale Indah beberapa hari sebelum hanyut di Sungai Citarum."Dik Nur ingin dibelikan baju baru dan sebelumnya dia belum pernah minta hal seperti itu. Ini untuk pertama kalinya dia minta. Selain itu Dik Nur menggunakan kalung-kalung dari rantai, padahal dia tidak pernah seperi itu,"jelas ayah Nur, Adung Kosidin (52).Nur adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara. "Waktu pamit pergi dia pakai kaos kuning dan celana hijau tua," kata Adung Kosidin di Kampung Parung Halang, Desa Andir, Kecamatan Bale Indah, Bandung, Selasa (26/12/2006). Ciri-ciri Nur adalah berkulit sawo matang dan berambut lurus pendek.Sementara itu, Imas, ibu Nur, menangis histeris begitu diberitahu Nur hanyut di Citarum yang arusnya sedang deras.Nur hanyut pada Senin 25 Desember saat hendak memulung rongsokan botol plastik di pinggir Citarum. Rongsokan itu akan mereka jual Rp 1.500/kg dan hasilnya untuk membantu orangtua mereka yang kurang mampu.Namun, pada saat mengambil rongsokan, pengait saringan untuk mengambil rongsokan milik Nur terbawa arus. Nur pun reflek melompat ke dalam sungai dan terbawa arus.
(mly/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































