PBB Beri Sanksi Iran, Israel Puas
Senin, 25 Des 2006 07:16 WIB
Tel Aviv - Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sanksi pada Iran atas program nuklirnya. Perdana Menteri Israel Ehud Olmert kepuasannya atas keputusan tersebut."Warga dan pemerintah Israel menyambut baik keputusan ini," ujarnya menjelang rapat kabinet Israel seperti diberitakan AFP, Minggu (25/12/2006).Olmert menambahkan sanksi PBB tersebut sebagai keputusan penting bagi komunitas internasional. Hal tersebut dinilainya menawarkan banyak kemungkinan hasil positif untuk menghentikan program nuklir Iran.Sikap keras untuk Iran datang dari Perancis dan AS. Pemerintah Perancis memperingatkan Iran akan resiko isolasi total bila tetap ngotot meneruskan program nuklirnya. AS bahkan menilai sanksi tidak cukup dan terus berusaha membuat resolusi lebih berat."Kami berpikir resolusi ini tidak cukup. Kami mau masyarakat internasional mengambil langkah lebih jauh. Kami hendak melihat negara-negara lain menghentikan hubungan bisnisnya dengan Iran," ujar Pejabat Departemen Dalam Negeri Urusan Politik AS Nicholas Burns.Tapi sikap berbeda ditunjukkan oleh India yang juga dikenal sebagai negara pemilik senjata nuklir. Iran dinilai berhak mengembangkan program nuklirnya."Iran punya hak untuk mengembangkan program nuklirnya demi kepentingan damai warganya," ujar Menteri Luar Negeri India Pranab Mukherjee.Sabtu (23/12/2006) lalu, DK PBB menjatuhkan sanksi pada Iran atas sikapnya yang terus melanjutkan proses pengayaan nuklirnya. Lima belas anggota DK PBB menginstruksikan negara lainya untuk mencegah memasok, menjual atau mentransfer semua benda atau teknologi yang membantu Iran mengembangkan program nuklirnya.
(fay/fay)











































