Saat Sudarsan Stres Berat

Catatan Haji

Saat Sudarsan Stres Berat

- detikNews
Jumat, 22 Des 2006 20:47 WIB
Makkah - Tingkah lakunya tidak jelas, bicaranya juga ngawur. Pandangan matanya kosong, kadang tersenyum kadang merengut. Botol air mineral di tangannya dipukulkan berulang kali ke jok mobil. Mulutnya juga kerap mengunyah sorban hijau yang dibawanya.Begitulah kondisi Sudarsan. Lelaki berusia sekitar 60 tahun ini dibawa oleh polisi Arab Saudi dan diserahkan kepada rombongan Media Center Haji (MCH) Makkah di depan pondokan 702 di kawasan Bahutmah. Saat itu rombongan MCH tengah mengantar seorang penghuni pondokan tersebut yang kesasar setelah beribadah di Masjidil Haram.Saat rombongan MCH menyapanya, tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Sudarsan. Begitu juga saat diajak salaman. Sudarsan tidak meresponsnya sama sekali. Namun beberapa saat kemudian, bibirnya menyeringai. Tampaklah deretan giginya yang sudah ompong.Sudarsan kembali disapa. Lagi-lagi, pria berbaju gamis (pakaian khas Arab) ini tidak menjawab. Malah kali ini Sudarsan mengerudungi kepalanya dengan sorban hijau yang dibawanya. Sesaat kemudian sorban itu ditanggalkan. Tapi bukannya diletakkan, sorban itu malah dikunyahnya.Barulah rombongan MCH sadar bahwa Sudarsan saat itu tidak dalam kondisi yang normal. "Hati-hati bos, itu orang majenun (gila)," kata Abdul Adjis, driver tim MCH Makkah yang sangat handal.Agar Sudarsan lebih tenang, rombongan MCH pun memberikan sebotol air mineral. Dengan cepat tangannya menyambar botol dan meminum air mineral tersebut. Namun saat air tinggal sedikit, Sudarsan berulah. Botol tersebut diketok-ketok berulangkali ke dasar mobil. Air yang tersisa pun bercipratan ke mana-mana. Dengan sikapnya ini, Sudarsan bukannya merasa bersalah, malah tertawa-tawa. Sikap tidak normalnya semakin menjadi-jadi. Karena itulah, Sudarsan pun dibawa ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Daker Makkah. Dengan sedikit dibujuk, Sudarsan akhirnya mau dibawa turun untuk mendapatkan perawatan semestinya. Dari gelang yang dikenakan, Sudarsan diketahui berasal kloter 50 dari embarkasi Solo (SOC). (djo/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads