Detektor Tsunami Made In Indonesia Senilai Rp 4,6 M

Detektor Tsunami Made In Indonesia Senilai Rp 4,6 M

- detikNews
Jumat, 22 Des 2006 13:34 WIB
Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan alat peringatan dini tsunami senilai Rp 4,6 miliar. DART (Deep-ocean Assessment and Reporting of Tsunamis) Buoy atau alat pendeteksi perbedaan tekanan air ini adalah prototipe pertama buatan Indonesia. "Supaya kita tidak tergantung negara lain," ujar Ketua BPPT Said Djenie, dalam jumpa pers kesiapsiagaan menghadapi tsunami di Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (22/12/2006). DART Buoy di Indonesia baru ada 3 unit yaitu di Pulau Rondo, NAD, bekerja sama dengan Malaysia. 2 DART Buoy lainnya ada di perairan dekat Padang, Sumatera Barat, bekerja sama dengan Jerman. "Yang buatan Indonesia akan diletakkan di Selat Sunda. Satu lagi buatan AS akan diletakkan di dekat Bali," lanjut Said. Pengembangan dan uji laboratorium DART Buoy dimulai sejak Agustus 2006 menelan dana Rp 4,6 miliar. DART Buoy diharapkan bisa dikembangkan massal dan ditempatkan di titik-titik rawan bencana di Indonesia. "Pada 2007, Indonesia akan membuat 6 DART Buoy lagi," tandasnya. (fay/nrl)


Berita Terkait