Presiden Arroyo Didemo Ribuan Warga Filipina
Senin, 18 Des 2006 15:27 WIB
Manila - Ribuan warga Filipina mendemo presiden mereka, Gloria Macapagal Arroyo. Massa menuntut pengunduran diri Arroyo.Aksi protes ini diikuti lebih dari 5 ribu orang. Para pendemo menuntut dihentikannya upaya para sekutu Arroyo untuk mengubah undang-undang negara.Para pengunjuk rasa berjalan kaki di sepanjang Ayala Avenue di Makati City, Manila. Demo ini diramaikan oleh para aktivis sayap kiri, pekerja dan mahasiswa.Massa membawa berbagai spanduk, salah satunya bertuliskan "Gulingkan Gloria!" Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (18/12/2006).Aksi unjuk rasa ini terjadi sehari setelah 30 ribu orang lebih bergabung dalam acara doa di Rizal Park, Manila untuk mengecam upaya-upaya Aroyo dan sekutunya mengubah konstitusi negara yang telah berumur 19 tahun.Arroyo saat ini tengah gencar-gencarnya mendorong amandemen konstitusi untuk mengubah sistem pemerintahan presidensial saat ini menjadi sistem tunggal parlementer.Namun banyak warga Filipina yang menentang gagasan itu. Mereka percaya langkah itu semata-mata bertujuan untuk memperpanjang masa jabatan pejabat-pejabat terpilih, termasuk para sekutu Arroyo.
(ita/sss)











































