Iran Ingatkan AS-Israel Bersiap Hadapi Balasan Tegas

Iran Ingatkan AS-Israel Bersiap Hadapi Balasan Tegas

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 28 Feb 2026 17:36 WIB
Kepulan asap menjulang di area Teheran, ibu kota Iran, setelah AS dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi (AFP)
Kepulan asap menjulang di area Teheran, ibu kota Iran, setelah AS dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi (AFP)
Teheran -

Iran menegaskan akan "merespons dengan tegas" setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap wilayahnya pada Sabtu (28/2). Teheran mengatakan tidak akan ada "garis merah" dalam pembalasan tersebut, dengan Washington dan Tel Aviv diingatkan untuk bersiap.

"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan merespons dengan tegas para agresor," tegas Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/2/2026).

Dikatakan oleh Kementerian Luar Negeri Iran bahwa Teheran telah melakukan "segala sesuatu yang diperlukan untuk mencegah perang". Serangan AS dan Israel itu terjadi saat negosiasi antara Washington dan Teheran membahas program nuklir kembali dilanjutkan beberapa waktu terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sama seperti kami siap untuk bernegosiasi, kami sekarang lebih siap dari sebelumnya untuk membela bangsa Iran," kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

Secara terpisah, seorang pejabat senior Iran, yang tidak disebut namanya, mengingatkan AS dan Israel bahwa tidak ada "garis merah" dalam pembalasan Iran terhadap serangan kedua negara tersebut.

"Kami dengan jelas mengatakan kepada Israel untuk bersiap menghadapi apa yang akan datang," kata pejabat senior Iran itu kepada Al Jazeera, seperti dilansir The Guardian.

"Respons kami akan terang-terangan, dan tidak ada garis merah... Semua aset dan kepentingan Amerika dan Israel di Timur Tengah telah menjadi target yang sah," tegasnya.

Pada Sabtu (28/2), militer Israel mendeteksi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran ke wilayahnya, setelah Tel Aviv menggempur Teheran dan beberapa wilayah lainnya. Serangan-serangan rudal dari Iran itu mengaktifkan sirene peringatan serangan udara di beberapa wilayah Israel.

Angkatan Bersenjata Israel (IDF), nama resmi militer Israel, mengatakan bahwa sistem pertahanan dikerahkan untuk mencegat rudal-rudal tersebut.

Sementara itu, rentetan ledakan mengguncang sejumlah negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer AS pada Sabtu (28/2). Mulai dari Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, hingga Kuwait semuanya melaporkan rentetan ledakan setelah AS dan Israel menyerang Iran.

Laporan kantor berita Iran, Fars, menyebut bahwa Garda Revolusi Iran (IRGC) telah menargetkan pangkalan-pangkalan AS di keempat negara terebut.

Tonton juga video "Asap Membubung di Teheran seusai AS Umumkan Serang Iran"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads