Pejabat Gubernur NAD: Pilkada Berjalan Lancar dan Damai
Selasa, 12 Des 2006 01:55 WIB
Banda Aceh - Pejabat Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Mustafa Abubakar menyatakan pelaksanaan Pilkada di Aceh yang digelar di 21 kabupaten/kota untuk memilih gubernur, bupati dan walikota berjalan lancar dan damai. "Tidak ada satu gangguan pun yang membuat masyarakat tidak mau memilih," kata mustafa dalam jumpa pers di pendopo gubernur, di Banda Aceh, Senin (11/12/2006).Dari laporan yang diterimanya, penyelenggara Pilkada di tiap daerah-daerah menyatakan bahwa masyarakat sangat antusias ikut Pilkada. Jika ada pemilih yang tidak menggunakan hak pilih mereka hanya karena terganggu akibat pekerjaan mereka. Misalnya para nelayan yang harus pergi melaut.Dalam kesempatan yang sama, Kapolda NAD Irjen Pol Bachrumsyah Kasman juga mengatakan, tak ada gangguan yang cukup berarti meski terjadi ledakan sebuah bom rakitan dan penemuan bom di Desa Lhokuyun, Kecamatan Sawang, Lhokseumawe. "Jarak bom rakitan yang meledak dengan TPS yang paling dekat dengan lokasi kejadian itu juga tidak terganggu. Padahal jarakanya sekitar 500 meter. Dalam pengamanan Pilkada, Polda NAD menurukan 1.014 personel," tandasnya.
(ray/bal)











































