3 Hari Jelang Pilkada Aceh
10%Kartu Pemilih Masih Dicetak
Jumat, 08 Des 2006 16:04 WIB
Banda Aceh - Meski Pilkada di Aceh akan digelar tiga hari lagi, pencetakan kartu pemilih belum kelar juga. Hingga hari ini, sekitar 10 persen kartu pemilih masih dicetak. "Mudah-mudahan dalam dua hari ini kita akan capai target," ujar Wakil Ketua KIP NAD, Naimah Hasan, dalam jumpa pers di media center KIP NAD, Jumat (8/12/2006). Bila memang pada hari H pemilihan banyak warga yang belum memiliki kartu pemilih, maka para pemilih bisa menggunakan surat panggilan atau undangan dengan syarat, warga itu harus terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dapat menunjukkan surat panggilan untuk memilih di TPS tersebut dan dapat menunjukkan bukti identitas diri. "Kalau nama mereka tidak ada di DPT, maka KIP dengan sangat menyesal harus menolak mereka untuk memilih," lanjut dia. Ditambahkan dia, KIP juga mengimbau agar para pemilih tidak membawa ponsel berkamera, kamera foto, handycam dan peralatan sejenisnya ke bilik suara. Sementara itu, salah seorang warga Cot Lamkuweh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Khalid (37) menyebutkan dirinya sampai saat ini belum juga terdaftar di dalam DPT. "Saya sudah cek ke kelurahan, dan nama saya belum terdaftar sebagai pemilih. Jadinya saya tidak bisa memilih, padahal saya sudah punya pilihan," katanya kesal pada wartawan yang mengunjungi desanya untuk melihat sebaran kartu pemilih, Jumat (8/12/2006). Sedangkan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pulo Aceh, Aceh Besar yang ditanyai wartawan di kantornya di kawasan Meuraksa mengatakan, sampai saat ini Kecamatan Pulo Aceh masih kekurangan kertas suara. "Saya sudah memberi tahu ke KIP Aceh Besar, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan," katanya sembari mengatakan, dari kebutuhan 2.678 kertas suara, mereka baru memiliki 2.664 kertas suara.
(ray/asy)











































