Santri Jatim di Yogya Demo Lapindo
Senin, 04 Des 2006 12:34 WIB
Yogyakarta - Forum Silaturahmi Santri (Forsis) Jawa Timur menggelar aksi demo di Yogyakarta. Mereka menuntut Lapindo Brantas Inc segera memberikan ganti rugi dan ganti untung kepada warga yang jadi korban.Aksi tersebut digelar di Bundaran kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur Yogyakarta, Senin (4/12/2006) pukul 10.00 WIB. Sebuah spanduk bertuliskan 'aksi menuntut Lapindo Brantas' dibentangkan di depan barisan massa. Peserta juga membawa poster di antaranya bertuliskan "Lapindo mana janjimu? Kami tak ingin dibohongi oleh janji Lapindo lagi".Koordinator aksi Akhmad Fauzi dalam orasinya menyatakan, semburan lumpur di Porong Sidoarjo akibat kesalahan Lapindo, tapi tidak pernah diakuinya. Bahkan Lapindo tidak pernah serius menangani semburan lumpur tersebut.Saat ini ada ribuan rakyat yang menjadi korban karena rumah, ratusan hektar sawah dan pabrik tempat mereka bekerja tenggelam. Mereka sudah tidak punya tempat tinggal dan pekerjaan, tapi sampai sekarang rakyat belum mendapat terima ganti rugi.Dia mengatakan pihaknya meminta agar pemerintah berani menekan PT Lapindo agar segera membayar ganti rugi, ganti untung dan memberi kompensasi kepada korban semburan lumpur. Selain itu pemerintah dan Lapindo harus menyediakan lapangan kerja karena banyak buruh pabrik yang menganggur akibat perusahaan tutup terkena luberan lumpur."Pemerintah SBY-Kalla harus berani menekan Lapindo. Jangan malah melindungi Lapindo hanya karena ada Aburizal Bakri," katanya. Selama lebih kurang satu jam melakukan orasi bergantian, aksi berjalan tertib dan tidak mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar kampus UGM macet. Aparat keamanan tidak melakukan penjagaan dan hanya mengawasi dari pos polisi yang ada tidak jauh dari lokasi.
(bgs/nrl)











































