JK Bicara Soal Kondom & Dosa
Jumat, 01 Des 2006 16:58 WIB
Jakarta - Bila dibanding total penduduknya, jumlah penderita AIDS di Tanah Air belum sedahsyat Thailand. Tapi pencegahan penyebaran virus HIV perlu mendapat bantuan semua lapisan masyarakat. "Di Thailand trennya (jumlah penderita AIDS) menurun, di Indonesia justru naik perlahan-lahan. Itu bahayanya kalau tidak ditanggulangi," kata Wapres Jusuf Kalla (JK). Hal tersebut disampaikan JK dalam sambutan peringatan Hari AIDS Dunia di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (1/12/2006). Acara ini juga dihadiri beberapa orang penderita AIDS dan aktivis LSM anti-AIDS. JK mendorong semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan pemberantasan seks bebas dan narkoba yang menjadi sumber utama penularan virus HIV. Termasuk aktif dalam sosialiasi penggunaan kondom yang seringkali mendapat tentangan dari ulama dengan alasan hanya menambah dosa meski mengurangi risiko tertular AIDS. "Kondom memang tidak mengurangi dosa, cuma mengurangi penyakit. Dosa dan penyakit kan sama-sama jelek. Kalau mau dosa dan keluarga tidak tertular, pakai kondom. Yang terbaik ya jangan dosa," ujarnya. Wapres juga menyangkan adanya diskriminasi tak manusiawi yang dialami di masyarakat yang dialami ODA (Orang Dengan AIDS). "Tapi kalau tidak mau diskriminasi, ya jangan terjadi. Artinya jangan mendekati ini (sumber penularan HIV). Itu cara terbaik penyelesaiannya," ujarnya.
(lh/nrl)











































