Terungkap Wanita Dalam Peti Kemas Diduga Sudah Berminggu-minggu Tewas

Terungkap Wanita Dalam Peti Kemas Diduga Sudah Berminggu-minggu Tewas

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 19 Jan 2024 06:43 WIB
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat membusuk dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Foto: Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat membusuk dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Teka-teki mayat wanita dalam peti kemas di Pelabuihan Tanjung Priok mulai tersingkap. Polisi memperkirakan korban tewas di dalam peti kemas itu selama berminggu-minggu.

Sebab, dari hasil pemeriksaan jenazah telah mengalami mumifikasi. Hanya saja, identitas korban hingga saat ini belum diketahui.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait mayat dalam peti kemas itu. Termasuk memintai keterangan pihak ekspedisi peti kemas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perkiraan Kematian 2-10 Minggu

Polisi masih menyelidiki penemuan mayat perempuan yang mengalami mumifikasi dalam sebuah peti kemas kosong di Pelabuhan Tanjung Priok. Diperkirakan korban tewas sekitar 2-10 minggu.

ADVERTISEMENT

"Dengan kondisi mayat seperti itu, perkiraan waktu kematian sekitar 2-10 minggu," kata kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu I Gusti Ngurah Putu Khrisna saat dihubungi, Kamis (18/1/2024).

Dalam pemeriksaan juga sudah diklarifikasi bahwa korban merupakan seorang perempuan berusia 50-65 tahun. Kondisi mayat mengalami mumifikasi.

Diduga Kekurangan Oksigen

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya tanda-tanda kekurangan oksigen. Diduga, kekurangan oksigen tersebut lantaran korban berada dalam peti kemas tersebut. Meski demikian, apakah kekurangan oksigen menjadi penyebab kematian korban atau bukan hingga kini masih didalami.

"Ditemukan adanya tanda kekurangan oksigen. Mungkin ya, mungkin di dalam kontainer itu. Saat di kontainer mungkin masih hidup, kalau seperti itu. Jadi ketika di dalam kontainer tidak ada udara, ya udah. Tapi nanti untuk intinya untuk merangkum semua itu harus dibedah mayatnya dilihat jaringan paru-parunya barulah kesimpulan keluar, ini baru awal," jelasnya.

Alami Mumifikasi

Polisi mengungkap hasil autopsi sementara mayat perempuan yang ditemukan membusuk dalam peti kemas kosong di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menyebut mayat tersebut dalam proses mengalami mumifikasi.

"Jenazahnya itu sudah dalam kondisi pembusukan lanjut atau sudah dalam proses mumifikasi," kata Gusti.


Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.....

Simak juga 'Saat Penemuan Mayat Pria di Kebun Tebu di Lumajang':

[Gambas:Video 20detik]



Korban Seorang WNI Ras Mongoloid

Identitas mayat perempuan membusuk dalam sebuah peti kemas kosong di Pelabuhan Tanjung Priok masih misterius. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, wanita tersebut dipastikan seorang warga negara Indonesia (WNI).

"Untuk ciri fisik terdata bahwa itu orang Indonesia dengan ras mongoloid," kata Kasat Reskrim Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok Iptu I Gusti Ngurah Putu Khrisna saat dihubungi, Kamis (18/1/2024).

Belum diketahui bagaimana korban bisa masuk ke dalam peti kemas tersebut. Namun, polisi memastikan peti kemas dalam keadaaan tidak terkunci saat mayat itu ditemukan.

"Kondisi kontainer pada saat itu sifatnya tidak terkunci gembok, jadi memang biasa muatan kontainer-kontainer kosong itu tidak dikunci gembok," tuturnya.

Jejak Peti Kemas

Polisi mengungkap perkembangan terkini kasus penemuan mayat perempuan membusuk dalam sebuah peti kemas kosong di Pelabuhan Tanjung Priok. Dari hasil penyelidikan, peti kemas tersebut berasal dari wilayah Surabaya.

"Dari hasil penelusuran kami, dua saksi tambahan itu, kami telusuri rekam jejak perjalanan kontainer tersebut. Yang mampu dihadirkan, manifes dari awal bulan Januari. Kontainer tersebut terekam sempat transit di Surabaya, Jawa Timur," kata Gusti.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkoordinasi bersama Polrestabes Surabaya terkait kasus tersebut. Termasuk mencari tahu informasi orang hilang yang diharapkan bisa menyingkap kasus tersebut.

"Tindak lanjutnya, kami lakukan koordinasi dengan Polda Jawa Timur, terutama Polrestabes Surabaya, apabila ada informasi orang hilang di sana, atau keluarga mencari, kami sudah koordinasikan, sudah beri tahu juga ciri fisik hasil temuan mayat kemarin," ujarnya.

Halaman 2 dari 2
(mea/mea)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads