Pencuri Ditembak Mati, PLTU Tanjungjati B Jepara Diamuk Massa
Jumat, 01 Des 2006 09:00 WIB
Jepara - Amuk massa menghantam proyek Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungjati B Jepara. Ratusan warga sekitar proyek listrik itu membakar pos sekuriti permanen. Amuk massa ini dipicu akibat ditembak matinya seorang pencuri.Amuk massa itu berkobar sejak Jumat (1/12/2006) dini hari. Hingga pukul 08.50 WIB, ratusan orang masih bertahan di depan gerbang proyek PLTU Tanjungjati B. Proyek ini berlokasi di Desa Kaliaman, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.Menurut seorang saksi mata, massa yang mengamuk itu berusaha memasuki lokasi proyek. Aparat keamanan berusaha menahan massa. Massa yang beringas itu kemudian membakar pos sekuriti. Amuk massa itu dipicu oleh insiden penembakan seorang pencuri oleh petugas polisi yang diperbantukan untuk pengamanan Tanjungjati B. Pencuri tersebut mati tertembak. Insiden ini terjadi Jumat (1/12/2006) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Berita tertembaknya pencuri itu, yang ternyata warga Kaliaman, segera menyebar. Kabar simpang siur soal penembakan itulah yang kemudian mencuatkan kemarahan warga desa di sekitar Proyek PLTU Tanjungjati B yang digarap Medco dan PLN itu. Warga pun kemudian berbondong-bondong menyerbu ke lokasi proyek.Huru hara ini memaksa Kapolres Jepara AKBP M Nur dan Kapolsek Bangsri AKP Purhadi turun langsung ke lokasi kejadian. "Kapolres turun tangan untuk menenangkan massa,"kata Bripda Yusuf, petugas Polsek Bangsri, Jepara, pada detikcom.Menurut Yusuf, dua Polsek disiagakan untuk mengantisipasi situasi. "Polsek Keling dan Monggo dalam posisi siaga penuh," tutur Yusuf.
(bdi/nrl)











































