Mimpi Warnis Punya Rumah Permanen Terwujud

Mimpi Warnis Punya Rumah Permanen Terwujud

- detikNews
Rabu, 29 Nov 2006 00:27 WIB
Padang - Akhirnya mimpi Warnis (48) untuk memiliki rumah permanen akan menjadi kenyataan. Rumah lamanya yang kerap bocor jika hujan turun pun kini akan menjadi kenangan belaka."Saya senang sekali. Rumah saya nantinya jadi rumah yang bagus," kata Warnis di depan rumahnya yang masih setengah jadi di Jl Seberang Penggulangan RT 04/03, Batang Arau, Padang, Selasa (28/11/2006).Warnis mengaku jika rumah lamanya itu adalah warisan dari orang tuanya yang telah tiada. Sejak kecil dia dibesarkan dan dilahirkan di rumah itu. "Rumah ini hanya ada 1 kamar tidur dan 1 kamar tamu," cetusnya.Kini janda 2 anak ini bisa bernafas lega. Rumahnya meski baru setengah jadi pembangunannya namun dia tak pusing-pusing lagi memikirkan kondisi rumahnya yang dahulu bahkan hampir rubuh."Waktu pertengahan puasa lalu ada orang datang motret-motret, saya tidak tahu buat apa. Terus akhirnya dikasih tahu Pak Lurah kalau rumah saya terpilih jadi rumah yang mau dibongkar," urainya dengan logat Padang yang kental.Dengan dana Rp 10 juta dari Departemen Sosial, rumah Warnis dirombak total. Adapun pengerjaannya dlakukan bersama-sama dengan para warga sekitar melalui gotong royong. Rumah Warnis kini mulai terlihat seperti rumah tetangganya. Gubuknya kini berganti dengan batako serta semen. Menurut Lurah Batang Arau Nazar Tanjung, sebenarnya masih banyak warganya yang memiliki kondisi rumah seperti ini. Namun dari 16 yang diajukan, hanya rumah Warnis yang terpilih karena keadaan rumahnya yang paling rusak."Sebenarnya yang lain pada iri, kalau bisa yang lain juga dapat," cetusnya.Nazar menuturkan, untuk pembangunan rumah ini sebenarnya masih ada kekurangan dana sebesar Rp 5 juta, tapi itu telah ditutupi melalui saweran warga sekitar yang mampu."Ya kita bantu secara gotong royong," imbuhnya.Totalnya ada 55 rumah yang tersebar di 11 kecamatan yang ada di wilayah Padang yang akan mendapatkan kesempatan ini. Mereka dipilih melalui pendataan yang dialkukan di tiap-tiap kelurahan. Setelah itu, rumah-rumah tersebut diseleksi dan ditentukan rumah mana yang paling berhak. (ndr/ary)


Berita Terkait