Panti Asuhan Masih Jadi Prioritas Bantuan Tsunami

Panti Asuhan Masih Jadi Prioritas Bantuan Tsunami

- detikNews
Senin, 27 Nov 2006 12:48 WIB
Jakarta - Lebih dari 2.500 anak korban tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ditempatkan di panti asuhan. 10 Persen di antaranya berada di panti asuhan karena kehilangan kedua orangtuanya, sementara 85,37 persen lainnya masih memiliki salah satu orang tua, dan sisanya bukan korban tsuami.Hal ini membuktikan bantuan tsunami lebih diprioritaskan untuk panti asuhan dibandingkan untuk keluarga korban tsunami dalam mengasuh anak-anaknya. Data tersebut merupakan hasil penelitian Save the Children bekerja sama dengan Departemen Sosial."Seharusnya dana itu digunakan untuk mendukung keluarga atau orangtua dalam mengasuh anaknya, bukan pada operasional panti asuhan," ungkap peneliti Save the Children Tata Sudrajat saat memaparkan hasil penelitian di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (27/11/2006).Akibatnya, anak korban tsunami yang masih memiliki salah satu orangtua akan semakin lama berada di panti asuhan. Padahal mereka masih membutuhkan orangtua kandung untuk mengasuhnya.Tata mengemukakan, bantuan yang lebih banyak ditujukan bagi panti asuhan itu didukung dengan banyaknya panti asuhan yang dibangun pascatsunami. Setidaknya ada 17 panti asuhan yang sudah beroperasi, sementara 2 lainnya masih dalam proses pembangunan.Dengan kenyataan itu, Save the Children merekomendasikan prioritas bantuan diarahkan kepada keluarga yang menghadapi kesulitan dalam mengasuh anaknya. Hal ini bertujuan agar para orangtua bisa mengasuh anaknya sendiri tanpa perlu menitipkan anaknya di panti asuhan.Save the Children, lanjut Tata, berharap tidak dibangun panti asuhan baru tanpa assessment yang menunjukkan secara jelas kebutuhan dibangunnya panti asuhan.Selain itu panti asuhan yang menampung anak korban tsunami harus terus mendorong dan memfasilitasi hubungan antara anak dan orangtua. Yang terpenting panti asuhan harus memainkan perannya sebagai lembaga yang memberikan bantuannya kepada anak-anak dan orangtuanya ketimbang kebutuhan operasional panti asuhan saja.Diungkapkan dia, jumlah panti asuhan di Aceh sejak tahun 1980 ada 193 unit. 10 Di antaranya tidak beroperasi. (fjr/sss)


Berita Terkait