KPID Jabar: Hentikan Tayangan 'Smack Down'

KPID Jabar: Hentikan Tayangan 'Smack Down'

- detikNews
Jumat, 24 Nov 2006 20:07 WIB
Jakarta - Sebelum pertemuan dengan Stasiun Lativi yang menayangkan acara Smack Down pada Senin (27/11/2006), Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar meminta pihak pengelola stasiun untuk menghentikan siaran atas nama moral."Coba deh pengelola TV itu atau penanggung jawab acaranya menonton bersama-sama dengan keluarganya. Saya rasa mereka pun akan sepakat kalau siaran itu penuh dengan unsur kekerasan yang tidak mendidik," ujar Ketua KPID Jabar Dadang Rachmat, saat ditemui detikcom di kantor KPID Jabar, Jalan Sulanjana Bandung, Jumat (24/11/2006).Menurut Dadang, alangkah baiknya jika pihak Lativi menghentikan tayangan Smack Down didasari pertimbangan moral, bukan karena adanya desakan dari KPI atau pun habisnya masa tayang program tersebut. "Jangan hanya karena rating tinggi, lantas pengelola program tidak mengindahkan konflik sosial yang saat ini terjadi," ucapnya.Meski demikian, kata Dadang, pihaknya belum berani mengatakan bahwa program tersebut menjadi penyebab kematian Reza Ikhsan Fadillah (9). Oleh sebab itu, pihaknya kini tengah menurunkan tim untuk melakukan investigasi kasus ini."Kita juga jangan sampai menafikan masalah sosial lainnya yang mempengaruhi perilaku anak sehingga melakukan tindakan kekerasan," katanya. Dadang menambahkan jauh hari sebelum peristiwa ini terjadi, pihaknya telah melayangkan surat peringatan terhadap Lativi mengenai program tayangan ini. Namun entah kenapa, kata dia, program ini terus berlanjut malah jam tayangnya pun menjadi makin panjang."Saya juga aneh, biasanya program siaran itu ditayangkan seminggu sekali. Tapi ini malah setiap hari dan berjam-jam lagi. Ini jadi pertanyaan, apakah Lativi sudah tidak punya program lain lagi yang diproduksi sendiri atau kenapa. Ini yang akan kami bahas senin pekan depan," ujar dia. (ern/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads