Massa Anti Bush Geruduk KFC dan McDonald's Yogya
Senin, 20 Nov 2006 13:06 WIB
Yogyakarta - Puluhan orang dari Front Perjuangan Pemuda Indonesia Yogyakarta menggeruduk dua restoran cepat saji asal AS, yakni KFC dan McDonald's. Dua restoran tersebut dinilai merupakan perusahaan multinasional yang sebagian keuntungannya dibawa menuju AS.Aksi penyegelan pertama dilakukan di restoran KFC, Jalan C Simandjuntak, Yogyakarta, 200 meter dari Bundaran UGM, Senin (20/11/2006).Sebelum melakukan penyegelan, massa melakukan orasi di pintu masuk restoran. Dalam aksi tersebut, mereka juga menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk tidak makan produk makanan siap saji ala AS. Namun diganti ayam goreng Suharti yang rasanya tidak kalah enak.Usai berorasi, koordinator aksi Adityarahman menyerahkan pernyataan sikap kepada Manajer KFC Yogyakarta Nany S. Selanjutnya, Nanny menyatakan, keuntungan KFC sebagian kembali ke warga Indonesia dan perusahaan tersebut telah menyerap ribuan tenaga kerja Indonesia. Karena manajer KFC kooperatif, rencana melakukan penyegelan urung dilakukan massa.Massa kemudian bergerak ke restoran McDonald's di Jalan Sudirman. Sebelum melakukan penyegelan, massa meminta pihak pengelola menemui mereka. Namun di restoran McDonald's, pengelola tidak bersedia menemui massa. Restoran justru dijaga aparat Poltabes dan Satpam yang bediri di depan pintu masuk.Massa akhirnya menggelar orasi dan menempelkan secarik kertas bertuliskan "Nasionalisasi aset dan disegel" di pintu kaca.
(jon/sss)











































