Massa HTI Surabaya Melempar Jumrah di Konjen AS
Sabtu, 18 Nov 2006 17:00 WIB
Surabaya - Gelombang aksi menolak kehadiran Presiden Amerika George W Bush marak di daerah-daerah. Di Surabaya, tidak kurang lima ribu orang dari Hizbut Tahrir Indonesia mengepung Konsulat Jenderal (Konjen) AS di Jl. dr Soetomo, Sabtu (18/11/2006).Sebelumnya, 15 orang dari Forum Mahasiswa Nasional (FMN) juga menggelar aksi serupa. Polisi yang sejak pagi hari berjaga tidak memperbolehkan massa aksi mendekati Konjen AS.Dalam aksi anti Bush itu, HTI menggelar teatrikal lempar Bush atau melempar jumrah. Yang dijadikan sasaran lemparan adalah seseorang yang didandani ala Bush. Aksi itu digelar di perempatan Jalan Raya Darmo - dr Soetomo yang berjarak 100 meter dari Konjen AS.Sebab, polisi telah memagarbetis agar massa tidak melakukan aksi di depan Konjen. HTI juga mengusung psoter yang isinya antara lain 'Siapa pun Memuliakan Allah dan Rasul-Nya, Pasti Menghinakan Bush', serta 'Khalifah Datang, Kapitalis Imperialisme Tumbang'.Tuntutan HTI, antara lain menolak seluruh agenda jahat yang akan dipaksakan kepada pemerintah Indonesia. "Umat Islam harus terus bersatu melawan negera-negara barat yang menjadi antek AS," teriak massa HTI dalam aksinya.
(gik/asy)











































