Terima Rp 2 Juta, Sukardi Menyesal Terlibat Pembunuhan Naek

Terima Rp 2 Juta, Sukardi Menyesal Terlibat Pembunuhan Naek

- detikNews
Selasa, 14 Nov 2006 18:41 WIB
Jakarta - Penyesalan selalu datang terlambat. Meski sudah mengantongi Rp 2 juta, Muhamad Sukardi dikejar rasa penyesalan lantaran terlibat pembunuhan Naek Gonggom Hutagalung.Sukardi adalah salah satu terdakwa dalam kasus pembunuhan Naek yang merupakan orang luar keluarga artis Lidya Pratiwi. Sempat disebut-sebut sebagai eksekutor, pria yang bekerja sebagai satpam ini menolak tuduhan itu."Saya sempat melarang Tony waktu ada telepon yang bilang suruh habisin. Pak Tony sempat diam, terus pas saya makan nasi goreng membelakangi kasur, nggak lama dia nyamperin, terus bilang, udah saya tusuk di lehernya dua kali," kata Sukardi.Hal ini dia sampaikan dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (Jakut), Jl Ancol Baru, Jakarta, Selasa (14/11/2006).Namun Sukardi tidak menyebutkan siapa yang menelepon Tony. Dia pun mengaku dirinya sempat mengingatkan Tony untuk tidak melakukan pembunuhan, karena niat awal mereka hanya untuk mengambil uang korban. Sukardi pun menyatakan penyesalannya atas pembunuhan Naek."Saya tak menyangka jadi begini. Saya nyesel nyusahin banyak orang. Mudah-mudahan keluarga almarhum memaafkan saya," ujar Sukardi lirih.Sukardi yang mengaku menerima upah Rp 2 juta dari Tony mengisahkan, selepas kejadian itu, meski tahu telah terjadi pembunuhan, dirinya tidak berani melapor ke polisi."Saya tak berani lapor. Saya diancam Pak Tony," ucap Sukardi. (ndr/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait