DBD Serang Medan, 29 Korban Masih Dirawat di RS
Selasa, 14 Nov 2006 18:13 WIB
Medan - Setelah sempat berkurang beberapa bulan terakhir, wabah demam berdarah dengue (DBD) kembali mengganas di Medan, Sumut. Dari 29 korban yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi Medan, 15 di antaranya anak-anak. Berkurangnya intensitas pengasapan atau fogging di Medan, diduga jadi penyebab.Para pasien itu umumnya dirawat di lantai 6, 7 dan 8, serta di ruang Anak di lantai 1 RSU Pirngadi yang berada di Jalan HM Yamin, Medan. Dua di antaranya terpaksa dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) karena kondisi yang mengkhawatirkan.Novi Susanti (28), warga Jalan Amal Luhur Gang Banteng, Medan menyatakan, dia harus segera membawa anaknya, Poppy Amanda (5), ke rumah sakit pada Minggu 12 November 2006 karena kondisinya mengkhawatirkan dengan gejala DBD."Biasanya di kawasan rumah saya selalu diadakan penyemprotan asap, karena ada parit yang selalu menggenang. Namun belakangan ini sudah jarang. Itulah sebabnya DBD terjadi lagi," ujar Novi yang ditemui wartawan yang di ruang anak RSU Pirngadi, Selasa (14/11/2006).Orangtua pasien lainnya, Hasmonang Hasibuan (34), warga Jalan Johar Gang Berdikari, mengemukakan pendapat serupa. Anaknya, Aksan Fahri (8), juga dibawa ke rumah sakit pada hari Minggu lalu dengan kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Hasmonang menyatakan, di kawasan rumahnya tidak pernah dilakukan fogging.Tidak ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit yang berhasil diperoleh. Namun data yang diperoleh dari bagian Instalasi Informasi dan Unit Pengaduan Masyarakat menunjukkan, kurun waktu Januari hingga Oktober 2006, pasien yang dirawat di rumah sakit itu berjumlah 790 orang. Sementara yang korban yang meninggal dunia pada kurun waktu yang sama, berjumlah 26 orang. Tidak ada data spesifik mengenai pasien DBD.
(rul/sss)











































