JK: Golkar Dukung Pemerintah, Tapi Kritis dan Objektif

JK: Golkar Dukung Pemerintah, Tapi Kritis dan Objektif

- detikNews
Senin, 13 Nov 2006 16:53 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar yang juga Wapres Jusuf Kalla menegaskan saat ini hubungan Partai Golkar dan pemerintah merupakan hubungan yang kritis namun objektif. Kritis harus sesuai dengan porsinya. Masalah kecil jangan dibesar-besarkan. Begitu pun sebaliknya. "Saat ini saya berdiri dalam dua posisi yang tidak dapat dipisahkan. Namun demikian hubungannya dengan pemerintah adalah hubungan mendukung dengan penuh kritis, objektif dan proporsional," ujar Kalla saat memberikan sambutan dengan teks pada pembukaan Rapimnas II Partai Golkar di JCC Jakarta, Senin (13/11/2006).Acara dihadiri antara lain Akbar Tandjung, Fahmi Idris, Faisal Tanjung, Agung Laksono, Surya Paloh, Soemarsono dan Ali Mazi. Menurut Kalla, sebagai partai yang mendukung azas demokrasi, Golkar harus menjalankan kritik yang mengutamakan keterbukaan. Kritik yang tidak objektif akan mengurangi arti demokrasi dan partai. "Apabila kita mengkritik tidak objektif maka rakyat dapat menilai mana partai yang patut dipilih dan yang tidak patut. Partai Golar ingin partai yang dicintai oleh rakyat," ujarnya. Bahas PemiluKalla menyebut dalam rapimnas akan dibicarakan evaluasi terakhir Pemilu 2009. "Memang terlalu awal membicarakan pemilu pada dewasa ini namun pemilu ditentukan untuk menata pekerjaan kita,"terang Kalla berapi-api. Keberhasilan pemilu, menurut Kalla, ditentukan dengan kerja keras dan menjalankan program-program. "Bukan banyaknya jaket yang dipakai,dangdut yang disewa dan pamflet yang kita bawa, tapi yang akan kita kerjakan tahun ini dan tahun depan,"katanya. PenghargaanDalam acara itu JK menyerahkan penghargaan kepada ketua DPD Partai Golkar yang telah berhasil memenangkan pilkada di daerahnya masing-masing. Pilkada berlangsung sejak Juni 2005 hingga November 2006. Gubernur non aktif Sulawesi Tenggara yang juga terdakwa kasus Hilton, Ali Mazi, merupakan salah satu ketua DPD yang mendapat penghargaan. Daerah Ali yakni Sulawesi Tenggara merupakan daerah yang telah berhasil memperoleh suara lebih dari 40 persen saat pilkada beberapa waktu lalu. Selain Sulawesi Tenggara, Golkar juga menang di Maluku Utara, Sulsel, Lampung, NTB, Sulteng, Babel, Jateng, Kaltim, Sumut, Papua dan Jabar. Sedangkan daerah yang memperoleh suara lebih dari 60 persen saat pilkada beberapa waktu lalu, yakni Kepulauan Riau, Provinsi Riau, dan Jambi. (nik/nrl)



Berita Terkait