Isu Libur Saat Bush Datang, Bingungkan 2 Sekolah
Rabu, 08 Nov 2006 18:46 WIB
Jakarta - Dua sekolah di sekitar Istana Bogor belum menerima surat imbauan resmi untuk meliburkan sekolah saat Presiden AS George Bush menginjakkan kakinya di Bogor 20 November 2006. Kedua sekolah tersebut, SMA Regina Pacis dan SMP 1 Bogor, masih bingung dan menunggu kepastian isu tersebut."Sekolah jalan seperti biasa, sampai ada kepastian dari Dinas Pendidikan," ungkap Kepala Sekolah SMA Regina Pacis, Sunu, saat ditemui detikcom, di SMA Regina Pacis, Jalan Ir Haji Juanda, Kota Bogor, Rabu (8/11/2006).Seorang staf pengajar SMP 1 Bogor bernama Iwan juga mengaku belum mengetahui adanya surat imbauan untuk meliburkan sekolah. Namun karena terlanjur diberitakan di koran, Iwan berpikir SMP tempatnya mengajar kemungkinan diliburkan juga."Kemungkinan besar kita akan meliburkan, karena koran sudah memberitakan itu," ujar Iwan. Namun tetangga SMP 1, yaitu SMA 1 Bogor, mengaku sudah menerima surat imbauan untuk meliburkan sekolah. "Kemungkinan besar kita pasti libur, karena suratnya sudah jelas dari Polresta Bogor yang tertulis tanggal 2 November 2006," ujar Wakil Kepala Sekolah SMA 1 Bogor Nurmawan saat ditemui detikcom di ruang kerjanya sambil memperlihatkan surat himbauan tersebut. Dalam surat tersebut, Polresta Bogor mengimbau sekolah-sekolah di sekitar Istana Bogor diliburkan. Pada poin 2 tertulis permintaan agar meliburkan guru, karyawan dan siswa/pelajar bagi sekolah-sekolah di lokasi-lokasi tertentu karena ditutup pada tanggal 20 November 2006. Lokasi-lokasi yang ditutup antara lain Jalan Sudirman, Jalan Ir Haji Juanda dari depan Denpom sampai dengan Paledong, kemudian Jalan Pajajaran dari Pangrango sampai Terminal Baranangsiang dan Jalan Jalak Harupat.Surat bernomor b/1636/XI/2006/lantas yang ditandatangani oleh Kapolresta Bogor AKBP Nur Windayanto ini ditembuskan ke Kapolwil Bogor dan Dislantas Polda Jabar.
(aba/asy)











































