Hidayat Prihatin Kedatangan Bush Menyusahkan Orang Kecil
Selasa, 07 Nov 2006 16:53 WIB
Jakarta -
Rencana kedatangan Presiden AS George W Bush ke Indonesia terus mendapat sorotan dari pejabat di Indonesia. Salah satunya datang dari Ketua MPR Hidayat Nurwahid.Politisi PKS ini menyayangkan kebijakan pemerintah yang menggusur pedagang kaki lima (PKL) dan membatasi ruang gerak warga Bogor, Jawa Barat selama kunjungan Bush."Kita sangat menyayangkan dan sangat prihatin kalau kunjungan itu justru menyengsarakan bangsa sendiri," kata Hidayat di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (7/11/2006).Menurutnya, pemerintah Indonesia harus tegas untuk menjaga sejengkal kedaulatan yang dimilikinya. Karena pengamanan seperti di Bali, saat Bush datang ke Indonesia dinilai telah menjadikan Bali bukan bagian dari Indonesia."Ini karena pengamanan Bush di bawah koordinasi pengamanan Amerika. Itu tidak boleh dilakukan di Bogor. Kalau ada pengamanan dari Amerika harus tetap dikoordinasikan dengan pengamanan dari Indonesia," pinta Hidayat.Menurut Hidayat, Indonesia sebagai tuan rumah harus berani membawa agenda yang lebih menyejahterakan rakyat. Baik mengenai masalah terorisme, atau perbaikan ekonomi seperti kontrak ulang terhadap perjanjian dengan perusahaan AS untuk membawa keuntungan secara seimbang."Kita jangan hanya mengiyakan apa yang diminta Amerika, termasuk terkait perang terhadap terorisme. Opini kontrak ulang juga bisa diangkat untuk memperoleh pembagian keuntungan yang adil," tegasnya.Politisi PKS ini juga dapat memahami banyaknya aksi demo kehadiran Bush di Indonesia. Karena memang di mana-mana kedatangan Bush selalu mengundang aksi demonstrasi karena sikapnya.Namun ia meminta kepada calon demonstran, untuk bersikap elegan, karena jika anarkis akan membuat citra Indonesia dan umat Islamnya bercitra buruk."Jangan sampai demonstrasi membuat stereotip Indonesia teroris itu semakin kuat, karena aksi anarkis. Ubah stereotip itu dengan aksi yang damai," tandas mantan Presiden PKS ini.
(ahm/sss)










































