Jerman Beri Bantuan Radio Peringatan Tsunami Lewat RRI
Senin, 06 Nov 2006 16:20 WIB
Denpasar - Alat peringatan bahaya tsunami akan bertambah lagi. Peringatan dini tsunami akan bisa didengar melalui radio frekuensi FM yang disebut dengan FM RDS (Radio Data System). Teknologi ini diperkenalkan oleh negara Jerman. Teknologi tersebut diperkenalkan oleh sebuah perusahaan Jerman 2wcom (Wireless World Communication) yang bekerjasama dengan pemerintah Jerman, di Hotel Intercontinental, Jimbaran, Bali, Senin (6/11/2006). Hadir pada acara ini Deputi Bidang Sistem Data dan Informasi BMG P.J Prih Harjadi, dan Jens Peter Polleit (2wcom). Hanya saja untuk saat ini peringatan dini melalui radio hanya bisa didengar melalui RRI (Radio Republik Indonesia). Cara kerjanya adalah peringatan tsunami yang dikirmkan oleh pusat peringatan dini dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) di Jakarta akan disebarluaskan pada frekuensi FM melalui pemancar wilayah untuk menjangkau daerah yang terkena dampak. Alat ini berfungsi layaknya radio yang bisa digunakan untuk mendengarkan lagu kesayangan. Jika terjadi gempa yang berpotensi tsunami, alat ini berbunyi tut..tut..tut.. dari layar kecil terdapat tulisan "Tsunami alert. Leave to higher grounds immediately". Di Jerman alat ini digunakan para pengendara kendaraan untuk mengetahui bencana atau kemacetan. Alat ini digunakan juga oleh Swedia untuk mengetahui informasi tentang nuklir. Proyek peringatan dini tsunami melalui radio akan dibangun di tiga wilayah percontohan di Indonesia. Tahap pertama di Bali, kedua di Padang, dan tahap ketiga di daerah pedesaan di Jawa. "Teknologi ini akan dipasang sebelum akhir 2007 dan akan mulai beroperasi akhir 2008," kata Idwan Suhardi, Deputi Kementerian Ristek. Bantuan peringatan dini tsunami melalui radio adalah salah satu program bantuan pemerintah Jerman kepada Indonesia sejak tahun 2005 senilai 45 juta Euro.
(gds/nrl)











































