Sambal Pecel & Teri Medan Temani Anggota TNI ke Libanon

Sambal Pecel & Teri Medan Temani Anggota TNI ke Libanon

- detikNews
Minggu, 05 Nov 2006 07:28 WIB
Jakarta - Siapa tak kenal sambal pecel. Sambal berbahan baku kacang tanah ini begitu digemari masyarakat Indonesia sebagai bumbu untuk menemani sayuran macam daun singkong rebus, toge atau kol.Salah satu penggemar beratnya Kapten Kavaleri Valian Wicaksono, anggota TNI yang tergabung dalam kontingen Garuda XVIII-A yang dikirim ke Libanon. Baginya makan tak lengkap tanpa sambal pecel. "Sudah doyan sejak kecil," cetus Valian saat berbincang dengan detikcom di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, kala proses pengkapalan logistik TNI, Jumat (3/11/2006). Valian adalah satu dari 6 orang pasukan TNI, yang berangkat ke Libanon dengan menggunakan kapal SS Wilson yang mengangkut perlengkapan logistik. Selama 20 hari kapal ini akan berlayar hingga tiba di Pelabuhan Beirut. Untuk menambah selera makannya selama di kapal dan di Libanon, Valian pun tak lupa membawa sambal ini. "Persediaan yang saya bawa cukup lah," imbuh pengantin yang baru 2 bulan menikah ini. Kapten yang bertugas di batalion kavaleri VII Cijantung ini mengaku untuk persediaan bumbu sambal tidak menjadi masalah baginya. Bila kehabisan pun sepertinya akan mudah mencarinya di Libanon. Namun untuk sayuran macam daun singkong tentunya agak sedikit sulit bagi dia untuk memperolehnya di negara Timur Tengah itu. Apalagi jumlah sayuran segar yang ikut dibawa ke Libanon tidak dalam jumlah banyak. "Ya, nanti sambalnya dipadu dengan salad. Saya akan cari-cari di sana," ujar dia sambil tersenyum. Tak hanya Valian, yang membawa makanan favoritnya. Teman-temannya yang lain pun ada yang membawa jenis makanan seperti keripik pisang manis. Ini dibawa sebagai camilan selama menempuh pelayaran dan Libanon nanti. "Teman saya itu sampai membawa dua kaleng besar," imbuhnya. Lain lagi cerita dari Pratu M Amin. Untuk menu makan di Libanon nanti dia menyiapkan ikan teri Medan yang dipadu kacang. "Saya bawa 1 kaleng besar biskuit, cukup untuk persediaan 1 bulan," cetusnya. Menurutnya, makanan ini pada umumnya banyak dibawa teman-temannya karena lebih awet dan khas. "Makan ikan teri bagi orang kita kan enak," imbuhnya dengan senyum terkembang. Amin mengaku, makan dengan ikan teri medan akan menambah selera makannya. Selain itu dia memang suka dengan makanan ini. "Ya, nanti kita juga makannya saling berbagi dengan teman," tandasnya. Tentunya hal yang lumrah dan sah-sah saja membawa makanan ini. (ndr/ary)


Berita Terkait