Tak Kantongi Tiket KA, Anggota TNI Kucing-kucingan
Rabu, 01 Nov 2006 14:24 WIB
Yogyakarta -
Kucing-kucingan juga bisa dilakukan oleh aparat TNI yang naik KA tanpa tiket. Mereka kucing-kucingan karena ada operasi yang digelar rekannya sendiri.Dari operasi itu, sebanyak 14 oknum anggota TNI ketahuan tidak membeli tiket KA. Mereka yang tertangkap operasi gabungan itu diharuskan membeli tiket sesuai ketentuan dan diminta tidak mengulangi perbuatannya.Operasi yang dilakukan PT KA Daop VI Yogyakarta itu bekerjasama dengan petugas Polisi Militer (POM) TNI. Operasi saat arus mudik Lebaran itu juga dilakukan terhadap para penumpang umum baik di Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta.Kepala Humas PT KA Daop VI Yogyakarta, Mochtadi, di kantor Jl Lempuyangan No 1, Rabu (1/11/2006) mengatakan, sebanyak 14 oknum anggota TNI itu terjaring saat petugas gabungan menggelar operasi di KA Bisnis Fajar Utama dan Fajar Utama Lebaran. Sebanyak 12 orang akhirnya bersedia membeli tiket sesuai ketentuan dan mendapatkan pengarahan dari POM TNI. "Sedang 2 orang lagi kabur keluar gerbong saat petugas melakukan operasi di atas sebelum berangkat," katanya.Dia mengatakan, saat petugas melakukan operasi beberapa anggota TNI yang tidak bawa tiket langsung kucing-kucingan dengan petugas. Ada yang bersembunyi menjauh dari kereta tapi ada juga yang membaur dengan penumpang lainnya. Namun para petugas cukup lihai dan mudah mengenali dan membedakan mereka dengan penumpang umum, meski berpakaian preman. Menurut dia, operasi tidak hanya dilakukan di KA bisnis saja tapi juga KA eksekutif maupun ekonomi.Pada sore harinya operasi juga dilakukan di KA eksekutif Argolawu dan KA bisnis Senja Utama dan Senja Utama Lebaran jurusan Jakarta Pasar Senen maupun KA lainnya. "Hasilnya ada penumpang umum yang bertiket dan anggota TNI yang tidak bertiket. Setelah kucing-kucingan akhirnya mereka bersedia beli tiket," katanya.Penumpang umum di Stasiun Tugu dan Lempuyangan Yogyakarta yang ketahuan tidak membeli tiket juga langsung diminta membeli tiket. Bila mereka ngotot tidak mau petugas bersama anggota Polsuska langsung menurunkan atau menyuruh keluar dari gerbong KA."Selama arus balik Lebaran, petugas gencar melakukan operasi. Bila ada penumpang yang nekat naik diatas loko juga kami minta turun, bila tidak mau kita tarik keluar," katanya.Dia menambahkan hingga H+7 ini jumlah penumpang arus balik lebaran yang menggunakan KA bisnis dan ekonomi mulai menurun dibandingkan pada hari Sabtu dan Minggu lalu yang merupakan puncak arus balik. Namun diperkirakan pada hari Jumat 3 November hingga Minggu 5 November jumlah penumpang akan kembali meningkat. "Perkirakan kami sebagian besar penumpang besok sudah bukan lagi pegawai kantoran tapi penumpang yang sengaja mengambil libur Lebaran cukup lama," kata dia.
(bgs/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































