Tony Yusuf Beberkan Kronologi Pembunuhan, Lydia Menangis

Tony Yusuf Beberkan Kronologi Pembunuhan, Lydia Menangis

- detikNews
Selasa, 31 Okt 2006 14:51 WIB
Jakarta - Terdakwa pembunuhan Naek Gonggom Hutagalung, Lydia Pratiwi, menangis saat mendengar kesaksian pamannya yakni Tony Yusuf yang dijadikan saksi. Tony juga menjadi terdakwa dalam kasus itu namun berkasnya dipisah dengan Lydia.Lydia mulai menangis ketika Tony menceritakan saat dia dan korban masuk ke kamar Tongkol No 59 di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara."Saat itu Naek Gonggom mau melawan, tapi saya minta tidak melawan kalau mau selamat," ujar Tony Yusuf di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Danau Sunter, Jakarta Utara, Selasa (31/10/2006).Mendengar keterangan Tony ini, terdakwa Lydia Pratiwi langsung menangis dan mengeluarkan sapu tangannya untuk mengusap air mata. Tidak berbeda halnya Lydia, ibunda korban Neak Gonggom, Hotmana Hutagalung juga langsung terisak ketika mendengar keterangan Tony. Hotmana pun lantas dipapah keluar ruang sidang karena tidak berhenti menangis.Tony menceritakan telah merencanakan penyanderaan yang berujung pada pembunuhan sejak dari rumah. "Saya menyiapkan pisau, kabel-kabel dari rumah. Saya taruh di dalam tas," ujarnya.Selain itu untuk menghindari kecurigaan korban, Tony juga mengikat Lydia sehingga seolah-olah keduanya dirampok oleh Tony bersama terdakwa lainnya Sukardi.Hingga pukul 14.40 WIB, persidangan dengan menghadirkan saksi Tony Yusuf dan kakak korban Ida Tiur Hutagalung masih berlangsung. Penjagaan dari petugas juga cukup ketat karena dalam beberapa kali persidangan selalu berlangsung ricuh. Persidangan dipimpin oleh hakim ketua Karel Tuppu. (san/sss)


Berita Terkait