Menhub: Arus Mudik Masih Normal

Menhub: Arus Mudik Masih Normal

- detikNews
Sabtu, 21 Okt 2006 13:41 WIB
Jakarta - Memasuki H-3 Lebaran, beberapa ruas di jalur mudik ramai dipadati pemudik. Tak jarang hal ini juga menimbulkan kemacetan. Namun bagi Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, hal tersebut masih dinilai normal dan diambang kewajaran. "Sejauh ini lancar meski ada antrean di daerah-daerah yang mengalami bottle neck, maupun pasar tumpah masih dalam kondisi normal. Karena meningkatnya pada malam tadi hingga besok tingkatnya luar biasa," kata Hatta di sela-sela pelepasan mudik bareng 6.668 orang nasabah BNI Taplus di arena PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2006).Selain itu, Hatta juga berterima kasih kepada instansi yang menyelenggarakan mudik bareng, karena bisa mengurangi kesemerawutan dan dianggap lebih tertib. "Sudah lebih dari 10 instansi yang melakukan acara seperti ini dengan tingkat bus di atas 100. Ini bisa mengurangi kesemerawutan, ini bisa tertib dan lebih aman," terang Hatta.Namun Hatta membantah bahwa makin banyaknya acara mudik bareng dengan bus maupun sepeda motor, sebagai ketidakmampuan pemerintah dalam menyediakan sarana transportasi. "Kalau pemerintah tidak menyediakan bus itu salah. Tapi pemerintah itu menyediakan sarana. Yang penting pemerintah menyediakan moda transportasi dan tidak kurang. Kalau kurang maka saya salah," papar Hatta.Acara mudik bareng juga sempat diwarnai aksi keributan kecil yang tidak jauh dari lokasi tribun utama menteri. Keributan disebabkan belum turunnya honorarium para sopir yang akan mengantarkan para pemudik di sebagian besar kota di Jawa dan Lampung.Namun setelah negosiasi, terjadi kesepakatan bahwa ongkos sopir dan kenek akan ditambah Rp 50.000 dari sebelumnya Rp 100 ribu. "Ini masih sangat kecil sekali pas-pasan. Sementara ongkos operasional Rp 2,4 juta kami hanya untung Rp 400 ribu," kata koordinator sopir Bambang Suprianto. (ahm/san)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads