Kejagung Tayangkan 14 Koruptor Kakap di Televisi

Kejagung Tayangkan 14 Koruptor Kakap di Televisi

- detikNews
Selasa, 17 Okt 2006 20:40 WIB
Jakarta - Kejaksaan Agung secara resmi melaunching penayangan foto dan data buronan tindak pidana korupsi yang putusan perkaranya sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Kejagung berencana menayangkan 14 buron koruptor kakap di televisi dan merilis ke media massa seminggu sekali.Penayangan pertama dimulai dengan 'aktor' buronan kakap Sudjiono Timan, yang merupakan Dirut PT Bahan Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).Sedangkan ketigabelas nama lainnya, akan ditayangkan dengan frekuensi satu minggu satu kali penayangan."Mulai malam ini kita akan menayangkan para buron yang kita mulai dengan Sudjono Timan," kata Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh di kantornya, Jl Sultan Hassanudin, Jakarta, Selasa (17/10/2006).Arman panggilan akrab Abdul Rahman Saleh, juga terlihat begitu bersemangat ketika mengumumkan para buron kakap lainnya, mereka yaitu;1. Eko Edi Putranto (Direksi Bank Harapan Sentosa (BHS))2. Samadikun Hartono (Presdir Bank MODERN)3. Lesmana Basuki (Kasus BLBI)4. Sherny Kojongian (Direksi BHS)5. Hendro Bambang Sumantri (Kasus BLBI)6. Eddy Djunaedi (Kasus BLBI)7. Ede Utoyo (Kasus BLBI)8. Toni Suherman (Kasus BLBI)9. Bambang Sutrisno (Wadirut Bank Surya )10. Andrian Kiki Ariawan (Direksi Bank Surya)11. Harry Mattalata alias Hariram Ramchmand Melwani (Kasus BLBI)12. Nader Taher (Dirut PT Siak Zamrud Pusako)13. Dharmono K Lawi (Kasus BLBI)Arman mengaku, dirinya sebagai salah satu hakim agung pada saat memvonis kasus Sudjono Timan. Namun pemilihan Sudjono sebagai koruptor pertama yang dimunculkan ke televisi bukan karena hal tersebut. "Ya saya yang menjatuhi vonis waktu menjadi hakim agung, tapi bukan karena itu Sudjono dipilih pertama," jelas Arman.Sementara itu Kapuspenkum Kejagung, I Wayan Pasek Suartha menjelaskan, sistem pemilihan buron untuk ditayangkan di televisi melalui sistem acak. Dijelaskan Suartha, memang kejaksaan memiliki MoU dengan ANTV untuk penayangan, namun kejaksaan akan merilis seminggu sekali kepada seluruh media sehingga diharapkan dapat tersebar ke seluruh media."Bagi yang memberi informasi kita tidak bisa memberi hadiah, ini nilainya pengabdian. Tapi mungkin akan diberikan penghargaan seperti piagam ini akan dibicarakan lagi nanti," jelas Pasek.Ciri-ciri Sudjono TimanTanggal Lahir    :Jakarta, 9 Mei 1959Kebangsaan    :IndonesiaTempat Tinggal    :Jalan Prapanca Nomor 3/P1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan Jalan Diponegoro          No 46, Jakarta PusatAgama         :IslamTinggi Badan    :170 CMWarna Kulit    :Sawo MatangBentuk Muka    :OvalCiri Khusus    :Rambut Lurus.Sudjiono sebagai Dirut BPUI pada tahun 1995-1997 telah menyalahgunakan kewenangannya dengan cara memberikan pinjaman kepada Festival Company yang mengakibatkan kerugian negara US$ 120,69 juta dan Rp 98,7 miliar. Terpidana tidak dapat dieksekusi badan sesuai keputusan MA tanggal 3 Desember 2004. (ahm/ahm)


Berita Terkait