Baramuli Dimakamkan, Habibie Menitikkan Air Mata
Kamis, 12 Okt 2006 12:59 WIB
Jakarta -
Tepat pukul 11.15 WIB, jenazah mantan Ketua DPA AA Baramuli dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Banyak pengantar, termasuk mantan Presiden BJ Habibie, menitikkan air mata.Diiringi lagu Gugur Bunga dan satu tembakan salvo, jenazah Baramuli perlahan-lahan dimasukkan ke dalam liang lahat. Suasana haru segera menyergap TMP Kalibata, Jl Raya Kalibata, Jakarta, Rabu (12/10/2006).Di antara ratusan pasang mata yang hadir, banyak yang tidak kuasa menahan isak tangis. Suasana sesaat menjadi hening saat peti jenazah sampai di dasar kubur.Keharuan yang mendalam juga terpancar dari wajah mantan Wakil Presiden BJ Habibie. Dia terlihat beberapa kali mengusap air mata sebelum menyampaikan kata sambutan."Kita kehilangan anak bangsa yang memegang teguh prinsip hidup. Apa yang telah diperjuangkan beliau kepada bangsa dan negara patut kita teladani," tutur Habibie.Namun istri almarhum Baramuli, Ny Albertina Nomay Kaunang, terlihat tegar. Dia berusaha sekuat mungkin untuk tidak menangis. Hal yang sama juga terlihat pada keempat anaknya yakni Emir Baramuli, Arnina Baramuli, Resty Sulinda Baramuli, dan Aryanti Baramuli.Upacara pemakaman Baramuli dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saat upacara pemakaman selesai dilakukan, Kalla menyempatkan diri meletakkan karangan bunga di atas pusara Baramuli.Makam Baramuli di TMP Kalibata terletak di blok M dan berdekatan dengan makam sejumlah tokoh dan pahlawan nasional lainnya, di antaranya bekas Mendagri Rudini, Jenderal Besar AH Nasution, mantan Wapres Sudharmono dan mantan Jaksa Agung Baharuddin Lopa."Blok M ini dulunya diperuntukkan untuk para prajurit yang gugur di Timor Timur. Tapi telah dilakukan perombakan, dan sekarang untuk pejabat TNI atau pejabat negara," kata Samirun, personel Garnisun yang bertugas mengatur pemakaman pejabat negara atau tokoh nasional di TMP Kalibata. Sekitar pukul 12.15 WIB, para pengantar satu per satu meninggalkan TMP Kalibata. Lalu lintas yang semula sempat ditutup kini telah kembali normal.
(djo/nrl)










































