Rel Ganda Yogya - Solo Dikebut
Rabu, 11 Okt 2006 14:05 WIB
Yogyakarta - Jalur rel ganda atau double track kereta api (KA) dari Yogyakarta - Solo sepanjang hampir 60 kilometer sebagian sudah dipakai saat lebaran nanti. Diharapkan jalur rel ganda ke arah timur itu dapat mengurangi kepadatan arus KA yang akan mengangkut para pemudik."Sekitar 85 persen jalur double track yang sudah bisa dipakai. Tinggal sedikit yang masih dalam tahap penyelesaian terutama pemasangan rel dan bantalan," kata Kepala Humas PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta Mochtadi di kantornya, Jl Lempuyangan, Rabu (11/10/2006).Dia menuturkan, pembangunan rel ganda Yogyakarta - Solo terus dikebut dan direncanakan selesai sebelum lebaran. Dari Stasiun Purwosari Solo hingga wilayah Delanggu, Ketandan hingga Stasiun Klaten sebagian besar sudah selesai. Demikian pula dari Stasiun Klaten ke arah Prambanan, Kalasan hingga Maguwo juga sudah selesai dikerjakan.Semua bantalan dan rel sudah dipasang termasuk penimbunan di kanan-kiri jalur menggunakan batu kerikil. "Kita berharap jalur yang masuk kota seperti di daerah Pengok ke timur hingga Janti yang belum selesai dikebut pengerjaannya agar menjelang lebaran dapat digunakan hingga Stasiun Yogyakarta," kata dia.Namun jalur double track ke arah barat dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Stasiun Kutoarjo Kabupaten Purworejo sejauh 60 km sampai sekarang belum selesai dikerjakan. Diperkirakan proyek double track ke barat ini baru akan selesai pada bulan November 2007.Beberapa jalur ganda yang sudah selesai antara lain dari jalur antara Rewulu Argomulyo Sedayu, jalur antara Stasiun Sentolo hingga Wates serta sebagian wilayah Jenar Puroworejo. "Jalur double track ke barat semuanya masih dalam pengerjaan baik pemasangan rel, bantalan maupun saluran air di sekitar rel," katanya.Untuk mengantisipasi terjadinya sabotase menjelang lebaran ini, kata dia, petugas/pengawas rel setiap malam telah meningkatkan patroli keamanan. Setiap malam beberapa orang petugas mengecek rel mulai dari Stasiun Tugu ke arah barat hingga Rewulu pergi-pulang. Kemudian dilanjutkan lagi hingga Stasiun Sentolo. Demikian pula jalur ke arah timur juga diperiksa setiap malam dari Stasiun Lempuyangan, Maguwo hingga Kalasan pergi-pulang. Setelah itu ada petugas lain yang melanjutkan pemeriksaan hingga Stasiun Prambanan."Semua kita periksa keamanan jalur tersebut dari segela macam gangguan termasuk sabotase," kata Mochtadi sambil mengingatkan agar warga berhati-hati melintas di jalur rel ganda.
(bgs/nrl)











































