Tegangan Naik, Barang Elektronik Warga Bambe Gresik Meledak
Minggu, 08 Okt 2006 15:05 WIB
Gresik - Peralatan elektronik milik warga Perumahan Bukit Bambe Kelurahan Bambe Gresik meledak dan terbakar akibat naiknya tegangan listrik, Minggu (8/10/2006).Kejadian ini memicu keresahan warga setempat. Sebab mereka terkejut menyaksikan peralatan elektronik yang dimilikinya, seperti lemari es, lampu, televisi, Air Conditioner, komputer maupun radio tiba-tiba terbakar.Menurut warga, terbakarnya peralatan itu disebabkan tidak stabilnya tegangan listrik. Bahkan dari tegangan normal 220 Volt tiba-tiba naik drastis hinggamenyentuh 380 volt."Tadi pagi sekitar pukul 08.15 listrik padam. Tapi sekitar lima menit menyala kembali. Tapi setelah itu semua peralatan elektronik yang dalam kondisi on langsung terbakar, beberapanya meletus," kata Wakijan, warga RT 22 RW 2 kelurahan Bambe kepada wartawan.Menurut Wakijan, warga yang menjadi korban sebagian besar berada di RT 22 dan RT 23 RW 2. "Tadi sempat dicek dengan avomater (pengukur tegangan listrik) danternyata tegangannya 380 volt," ungkapnya.Pantas saja, dengan naiknya tegangan mendadak itu semua barang elektronik yang sedang menyala langsung padam dan mengepulkan asap. Saat ini, PLN Geluran Sepanjang Sidoarjo tengah melakukan pendataan korban tegangan listrik itu. "Kita besok akan minta ganti ke PLN akibat rusaknya peralatan elektronik ini," kata Wakijan yang mengaku barang-barangnya selamat karena dirinya mempunyai stavolt.Sementara munurut keterangan petugas PLN, seperti disampaikan Wakijan, penyebab naiknya tegangan itu dikarenakan hilangnya kabel Nol di rumah travo Bukit Bambe Gang 15."Tapi herannya kita tidak tahu kapan hilangnya. Dan kenapa kok sampai ceroboh lokasi travo itu tidak dikunci sehingga bisa hilang," ungkap Wakijan.
(san/san)











































