Kapolri Tulus Minta Maaf ke AJI

Kapolri Tulus Minta Maaf ke AJI

- detikNews
Jumat, 06 Okt 2006 16:02 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengakui kekerasan di kantor majalah Tempo pada 8 Maret 2003 akibat kelalaian anggotanya. Permohonan maaf pun tulus dihaturkan Kapolri kepada Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan jurnalis Tempo."Kita harus menghormati putusan pengadilan. Kita laksanakan kalau memang tercantum minta maaf, tentu dengan hati yang tulus kita minta maaf kepada korban karena katakanlah ini suatu kelalaian dari anggota Polri," kata Kapolri.Hal ini disampaikan dia di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2006).Kapolri berjanji kelalaian itu tidak akan terulang lagi. "Tentu bukan dalam arti kasus ini saja, dalam banyak peristiwa kalau ada kejadian seperti itu, kami minta maaf dengan harapan jangan sampai terulang lagi, ujarnya.MA mengabulkan gugatan perdata legal standing yang dilayangkan AJI Jakarta ke Kapolri. Dengan adanya putusan ini, polisi diharapkan tidak bertindak seenaknya terhadap siapapun, termasuk wartawan.Kasus ini berawal dari aksi demo anak buah Tomy Winata di kantor majalah Tempo, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, pada 8 Maret 2003. Anak buah Tomy memrotes pemberitaan majalah tersebut dengan judul "Ada Tomy di Tenabang". Anak buah Tomy Winata marah dan melakukan kekerasan terhadap sejumlah jurnalis Tempo.Padahal aparat polisi berada di lokasi tersebut. Bahkan saat Pimred Bambang Harymurti bersama anak buah Tomy Winata berada di kantor Polres Jakarta Pusat, kekerasan kembali terjadi dan menimpa Bambang Harymurti. Namun polisi membiarkan kejadian tersebut. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads