Dephan Seleksi Rekanan
Kamis, 05 Okt 2006 00:43 WIB
Jakarta - Departemen Pertahan (Dephan) tengah menyeleksi rekanan-rekanan yang akan terlibat dalam pengadaan persenjataan. Langkah ini untuk mencegah masuknya rekanan-rekanan lewat jalur belakang yang ilegal. "Kita sekarang sedang mengkaji satu persatu rekanan yang ada," kata Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di sela-sela buka puasa bersama di Freedom Institute, Jalan Irian, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/10/2006). Seleksi itu, lanjut Juwono, didasarkan pada rekam jejak, kredibilitas, dan dasar hukum rekanan-rekanan itu. Bagi yang tidak lulus maka akan dicoret. "Kita masih seleksi, dari 200 rekanan sekarang tinggal 50 rekanan,"katanya. Juwono mengakui saat embargo senjata masih berlangsung pengadan senjata lewat jalur tidak resmi banyak terjadi. Namun, saat ini jalur-jalur ilegal ini coba ditertibkan.
(nal/wiq)











































