Rakyat Mengadu, Presiden Menjawab
SMS Layanan Publik Tempati No 1
Selasa, 03 Okt 2006 17:25 WIB
Jakarta - Bila jumlah SMS pengaduan pada Kepala Negara bisa dijadikan indikasi yang sahih, maka berbahagialah bangsa Indonesia. Persentase kasus korupsi oleh pejabat negara untuk 2005-2006 menurun signifikan. Bila pada periode 2000-2004 pengaduan korupsi mencapai 57 persen, pada 2005-Juni 2006 'hanya' 51 persen. "Kita lihat ada penurunan laporan korupsi yang diterima. Ternyata ada determinan efeknya sejak pemerintahan SBY, yaitu kerja sistem (anti korupsi) yang makin efektif," kata Ketua Pengelola SMS dan Kotak Pos 9949, Sardan Marbun, Selasa (3/10/2006). Hal tersebut disampaikanya pada wartawan pada peluncuran buku berjudul Rakyat Mengadu, Presiden Menjawab di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Dalam buku ini, Sardan bertindak sebagai editor. Menurut data buku Rakyat Mengadu, Presiden Menjawab, sejak dibukanya SMS dan Kotak Pos 9949 per 30 Juni 2006 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menerima pengaduan tindak korupsi sebanyak 224. 902 SMS dan 1.018 surat. Meski jumlahnya sebanyak itu, tapi ternyata bukan korupsi yang menjadi keluhan utama rakyat Indonesia (lagi-lagi bila jumlah SMS pengaduan bisa jadi pegangan indikasi). Hal yang paling sering dikeluhkan adalah sektor layanan publik. Jumlah pengaduan tentang buruknya layanan publik yang diterima sebanyak 317.881 SMS dan 964 surat. Duduk di peringkat kedua adalah good coorperate government, dengan 298.714 SMS dan 229 surat. Disusul sektor kesehatan dengan yang pengaduan sebanyak 263.828 dan 35 surat. Lalu sektor pendidikan dengan 183.103 SMS dan 146 surat. Penerbitan buku Rakyat Mengadu, Presiden Menjawab dimaksudkan memperingati satu tahun dibukanya jalur pengaduan melalui SMS dan Kotak Pos 994. Melalui dua jalur tersebut rakyat dapat mengadukan langsung permasalahan yang dihadapinya langsung pada Presiden SBY. Selain berisi data-data jumlah SMS dan surat aduan selama satu tahun pertama, buku setebal 257 halaman ini juga berisi kutipan-kutipan pengaduan tersebut. Termasuk pula sekelumit hasil dari langkah tindak lanjut untuk menanggapinya. Beberapa pidato dari Presiden SBY dan Ny. Ani Yudhoyono juga disertakan. Naskah pidato ditempatkan di bagian awal dari bab pendidikan, kesehatan dan good coorperate government yang akan diulas. Untuk memeriahkan isi buku, tidak lupa foto-foto kegiatan Presiden SBY dan Ny Ani Yudhoyono disertakan di sela-selanya.
(lh/nrl)











































