PN Maumere Masih Lumpuh, Semua Hakim Libur Hingga Lebaran

PN Maumere Masih Lumpuh, Semua Hakim Libur Hingga Lebaran

- detikNews
Senin, 25 Sep 2006 14:50 WIB
Maumere - Aktivitas Pengadilan Negeri (PN) Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih lumpuh pasca pembakaran oleh massa yang menentang eksekusi mati Tibo cs. Seluruh hakim di PN Maumere diliburkan hingga lebaran. Sebagian hakim mendapat ancaman teror dari orang tak dikenal. Kepala PN Maumere, Parlin Hutahahean, yang dihubungi, Senin (25/9/2006) mengatakan, Menteri Hukum dan HAM serta Kepala Pengadilan Tinggi NTT sudah memberikan persetujuan agar semua Hakim dan staf PN Maumere diliburkan sampai akhir Lebaran nanti. "Semua hakim libur panjang. Sebagian sudah tinggalkan Maumere dan pulang ke kampung masing-masing untuk menenangkan diri. Hanya tiga hakim dari 14 hakim yang ada yang masih bertahan di sini," kata Parlin. Sedangkan aktivitas di Kejaksaan Negeri Maumere sudah mulai berjalan. Namun, proses penyelidikan dan penyidikan berbagai kasus pidana belum dilaksanakan, karena banyak berkas yang tercecer saat massa mengamuk dan merusak gedung kejaksaan Jumat lalu.Kapolres Sikka, Ajun Komisaris Besar Polisi Endang Syafruddin, mengatakan, status tiga warga yang ditahan di Polres sudah dinaikkan sebagai tersangka. Mereka adalah Aditya, aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), serta Yon dan Mira, yang tertangkap basah memprovokasi massa untuk membakar markas Polres Sikka. "Mereka menjadi tersangka karena polisi memiliki bukti akurat," kata Endang. Situasi di kota Maumere pasca pemakaman Dominggus da Silva, salah satu terpidana mati yang dimakamkan di dekat makam ayahnya di Waidoko, Minggu kemarin, dalam keadaan kondusif. Tetapi aparat kepolisian tetap memberlakukan jam malam untuk mengantisipasi terjadinya aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh warga. (asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads