H-1 Ramadan, Warga Palembang Padati Pemakaman

H-1 Ramadan, Warga Palembang Padati Pemakaman

- detikNews
Minggu, 24 Sep 2006 00:32 WIB
Palembang - H-1 memasuki bulan suci Ramadan, semua makam di Palembang ramai dikunjungi warga. Selain membersihkan makam, mereka juga berdoa buat keluarga dan kerabat yang telah meninggal dunia. Ini dilakukan sebab selama puasa mereka dilarang membersihkan dan berdoa bagi arwah di pemakaman."Sebenarnya kemarin, tapi baru sampai di Palembang tadi pagi," kata Imron, warga Bandarlampung, yang membersihkan makam orangtuanya di pemakaman umum Kadang Kawat, Palembang, Sabtu (23/9/2006).Di pemakaman umum terbesar di Palembang ini-luasnya mencapai empat hektar-memang sudah ramai dikunjungi warga sejak Jumat (22/9/2006) pagi.Akibatnya Jalan Bambang Utoyo yang melintas di pemakaman tersebut menjadi macet sepanjang hari, termasuk hari ini."Kalau puasa kan tidak boleh mengunjungi pemakaman. Jadi, ya, inilah kesempatannya," jelas Imron.Selain pemakaman Kandang Kawat, pemakaman Kamboja dan Bagus Kuning juga suasananya sangat ramai selama dua hari ini. Mereka yang datang bukan hanya warga Palembang juga beberapa warga dari luar Palembang, yang akan melihat pemakaman keluarganya.Suasana ini merupakan rezeki tahunan para penjual bunga. Sekantong kresek kecil bunga tujuh warna yang biasa dijual Rp500 pada dua hari ini dijual Rp1.000-1.500 per bungkus kresek kecil.Ziarah ke pemakaman tua juga dilakukan warga Palembang dan beberapa warga dari luar Palembang. Misalnya ke pemakaman raja-raja Palembang di Sabongkingking, Kawah Tengkurep, dan Cinde Welan.Berbeda dengan pemakaman biasa, mereka yang mengunjungi makam tua biasanya orang-orang pesantren atau kelompok pengajian.Sementara Jumat (22/9/2006) kemarin warga keturunan etnis Arab dan Palembang asli yang menetap di perkampungan Kuto Batu melakukan ziarah kubro; yakni ziarah ke makam-makam para ulama di Palembang, seperti pemakaman Kawah Tengkurep dan Kambang Koci. (ahm/ahm)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads