Agung: Pengadaan Panser TNI Harus Lewat Tender
Jumat, 22 Sep 2006 14:02 WIB
Jakarta - Pengadaan panser untuk pasukan Garuda masih jadi pemikiran pimpinan DPR. Ketua DPR Agung Laksono sependapat dengan Komisi I bahwa pengadaan panser itu harus melalui proses tender."Saya sepakat dengan Komisi I bahwa prosedur harus dipenuhi, yaitu dengan tender," ujar Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/9/2006).Agung berharap pemerintah tidak seenaknya mengambil jalan pintas dalam membuat keputusan. Sebab hal itu dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk ke depan."Jangan ada kesan by pass aturan yang ada. Penuhi dulu semua ketentuannya," kata dia.Dengan permintaan diadakannya tender, bukan berarti DPR menghambat keinginan pemerintah mengirimkan pasukan perdamaian ke Libanon."Kita dukung pengiriman tentara karena kami memahami ini adalah bagian dari politik bebas aktif," ujarnya.Mengenai kemungkinan digunakannya hak bujet DPR jika pemerintah tetap ngotot, Agung mengatakan, pihaknya akan melihat perkembangan yang terjadi dalam waktu dekat ini. "Soal itu kita lihat perkembangannya nanti," ujar dia.
(umi/sss)











































