Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto mengatakan dirinya ditodong senjata api (senpi) oleh sekelompok orang di Kota Malang, Jawa Timur. Penodongan terjadi sesaat setelah Bambang keluar dari gerai ATM.
Dilansir detikJatim, Bambang menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan Danau Yanmur, Sawojajar, Kota Malang, pukul 14.48 WIB tadi. Bambang yang naik sepeda motor mengaku tiba-tiba dipotong oleh dua motor tak dikenal.
"TKP-nya sekitar 200 meter dari ATM. Saya belok, tiba-tiba dipotong dua motor dari belakang, ada empat orang (pelaku)," kata Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang mengatakan para pelaku meminta dirinya menyerahkan HP. Bambang mengaku mengamati pistol yang dibawa pelaku lalu mencoba merebut pistol tersebut.
"Saya lihat sepertinya airsoft gun, karena itu saya berani rebut," ujarnya.
Singkat cerita, Bambang melawan. Dia juga berteriak 'rampok' sehingga para pelaku kabur.
Polisi pun menyelidiki informasi tersebut. Pelakunya masih dicari.
"Saat ini dalam penyelidikan. Yang bersangkutan telepon saya terkait kejadian itu. Sudah saya lakukan pengecekan di TKP dan meminta keterangan yang bersangkutan," kata Kapolresta Malang Kota Kombes Budi Hermanto.
Simak selengkapnya di sini.