Jelang Puasa, PMI DKI Antisipasi Kekurangan Stok Darah
Selasa, 19 Sep 2006 22:16 WIB
Jakarta - Stok darah pada pertengahan bulan Ramadhan biasanya menurun. Karena itu PMI DKI Jakarta melakukan sejumlah kegiatan untuk mengantisipasi kekurangan stok."Untuk minggu pertama dan kedua bulan puasa stok masih aman, namun biasanya memasuki minggu ketiga dan keempat berkurang karena banyak yang sudah mulai pulang kampung," ujar Ketua Pengurus Daerah PMI DKI Jakarta Uga Wiranto.Hal itu disampaikan dia di Gedung PMI DKI, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/206).Menurut Uga, cara yang dilakukan PMI untuk mengantisipasi menurunnya stok darah adalah dengan meningkatkan upaya pengambilan darah kepada pendonor darah non-muslim.PMI juga akan melakukan pengambilan darah pada malam hari serta melakukan kegiatan pengambilan darah bagi warga yang tidak pulang kampung."Selain dengan donor sukarela juga bisa dengan donor pengganti. Jadi orang yang membutuhkan darah bisa membawa keluarganya yang memiliki darah yang sama untuk menjadi donor," papar Uga.Ditambahkan dia, biasanya untuk DKI Jakarta setiap harinya tersedia 700-1000 kantong darah. Namun pada bulan Ramadhan diperkirakan persediaan itu mengalami penurunan sebesar 15%.
(nvt/)











































