RI Kembali Dapat Komitmen US$ 32,847 Juta Atasi Flu Burung
Jumat, 15 Sep 2006 17:32 WIB
Jakarta -
Indonesia kembali mendapat komitmen dari luar negeri untuk penanganan flu burung, yaitu sebesar US$ 14,987 juta dari Bank Dunia dan US$ 17,850 juta dari USAID. Dana itu antara lain akan digunakan untuk program penanganan di 12 kabupaten dan juga personal protection equipment (PPE).Komitmen itu diperoleh saat pertemuan Ketua Komnas Penanganan Flu Burung Aburizal Bakrie dan pejabat senior PBB untuk penyakit influensa pada burung dan manusia David Nabarro di kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (15/9/2006)."Kita juga menyepakati untuk membuat check list bersama mengenai apa yang harus dilakukan pemerintah agar penanganan flu burung di Indonesia dapat berjalan lebih baik," kata Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie.Ical juga mengatakan, selama ini Indonesia telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan dalam penanganan flu burung, terbukti Indonesia mendapat apresiasi dunia atas keterbukaan dan kerjasama dalam penanganan flu burung."Tapi meski begitu masih banyak yang harus dicapai. Koordinasi antarlembaga harus terus ditingkatkan," jelas Ical.Lebih lanjut mengenai komitmen yang diberikan oleh pihak luar negeri, Ical mengaku tidak selalu cair. Misalnya komitmen yang diperoleh pada Agustus 2006 senilai US$ 47 juta hingga kini masih belum juga cair. Kebanyakan dana itu tidak cepat cair karena administasi penerimaan dana itu di Indonesia belum siap sehingga lembaga yang akan memberikan dana itu merasa tidak percaya untuk memberikannya.
(san/sss)










































