Ditemukan 60 Titik Api, Riau Kembali Diselimuti Asap

Ditemukan 60 Titik Api, Riau Kembali Diselimuti Asap

- detikNews
Rabu, 13 Sep 2006 15:27 WIB
Pekanbaru - Baru sepekan tak kelihatan kabut asap, Riau kembali ditemukan 60 titik api. Temuan ini menjadi bukti kuat masih ada aktivitas pembakaran lahan dan hutan di kawasan ini. Harapan langit di atas Riau kembali biru jadi sirna.Hampir sepekan langit di Riau sempat cerah karena tidak lagi diselimuti asap. Hal itu dimungkinkan karena adanya turun hujan alami serta adanya hujan buatan. Namun hal itu tak berjalan lama.Sejak kemarin hingga hari ini, Rabu (13/9/2006) kabut asap terus menyelimuti sejumlah wilayah di Riau termasuk Pekanbaru. Kendati diselimuti asap, namun aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Data di Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, jarak pandang masih mencapai 3 km. Aktivitas di bandara pun berjalan normal.Data Bapedalda Provinsi Riau diketahui, pantuan satelit NOAA, hari ini terdapat 60 titik api. Titik api ini menyebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu). Jumlah titik api ini bertambah banyak dibandingkan hari sebelumnya hanya terdata 27 titik api.Sementara itu, estimasi luas kebakaran hutan dan lahan di Riau Juli hingga akhir Agustus dari hasil analisis WWF Riau dan Jaringan Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mencapai luas 171.787 hektar.Estimasi itu hanya dihitung sejak Juli hingga Agustus. Data WWF dan Jikalahari menyebutkan, sepanjang bulan Juli ada 84.204 hektar hutan dan lahan yang terbakar, termasuk Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) seluas 473 hektar dan rencana perluasan 2.591 hektar. Untuk bulan Agustus ada 96.121 hektar, termasuk TNTN 948 hektar dan rencana perluasan 4.288 hektar."Total luas terbakar selama dua bulan itu mencapai 171.787 hektar, termasuk TNTN 1.312 hektar dan rencana perluasan 6.382 hektar meliputi areal HTI seluas 46.179 hektar, areal perkebunan sawit seluas 41.370 hektar, HPH seluas 38.637 hektar," kata Wakil Koordinator Jikalahari, Ahmad Zazali. (jon/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads