'Yogya Memanggil' di Shanghai

'Yogya Memanggil' di Shanghai

- detikNews
Rabu, 13 Sep 2006 10:35 WIB
Shanghai - Indonesia dengan kendaraan hias bertemakan "Yogya Memanggil" terpilih untuk berpartisipasi dalam Festival Wisata Internasional Shanghai (Shanghai International Tourism Festival) yang akan digelar pada tanggal 16 September 2006 di kota Shanghai. Bersama dengan 15 kendaraan hias dari negara lainnya yang terpilih, kendaraan hias Indonesia akan berpawai di jalan-jalan utama kota Shanghai selama 20 hari hingga hari nasional 4 Oktober. Parade ini akan menjadikan kota Shanghai bagaikan sebuah panggung akbar terbuka yang dipenuhi dengan aneka atraksi bagi jutaan warganya, wisatawan lokal dan turis-turis mancanegara.Demikian siaran pers KBRI Beijing yang diterima detikcom, Rabu (13/9/2006).Acara malam pembukaan festival akan disaksikan langsung oleh para pejabat tinggi dan tamu negara di panggung-panggung jalan protokol Huai Hai serta akan ditonton oleh sekitar 200 juta pemirsa televisi di seluruh Tiongkok. Diperkirakan sekitar 1,5 juta penonton dan wisatawan akan memadati sepanjang jalur pawai tempat Indonesia dengan gebyar musik dan tarian daerahnya akan menampilkan pertunjukan kesenian bersama dengan 80 grup delegasi dari 25 negara asing dan daerah-daerah Tiongkok.Kendaraan hias Indonesia yang bertema "Yogya Memanggil" dirancang dengan penuh kebanggaan untuk memberikan nuansa kekayaan budaya, pilihan objek wisata serta adanya keramahan dan keragaman penduduk Indonesia. Relif yang dipinjam dari dinding Borobudur dengan serasi menghias sekujur badan kendaraan hias sepanjang 12 meter disertai tampilan stupa, patung Budha dan replika candi Prambanan serta kereta kraton yang dicitrakan sebagai lambang kehidupan Yogya yang sangat harmonis. Barisan penari Bali dan (pasukan) masyarakat Indonesia di Shanghai dengan busana nusantara akan turut mengiringi kendaraan hias untuk menggambarkan secara penuh semangat ke-bhineka tunggal ika-an dan "Indonesia: Ultimate in Diversity" yang menjadi slogan resmi Pariwisata Indonesia.Indonesia diundang dan berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam festival ini pada tahun 2005 dan tidak kurang dari 35 warga Indonesia dari kota Shanghai tampil membawakan kesenian angklung bersama dengan tampilan Tarian Hanoman dan peragaan pakaian-pakaian daerah nusantara. Kendaraan hias bunga yang bertemakan Bali ketika itu sempat memasuki 10 besar kendaraan favorit yang dipilih oleh masyarakat Tiongkok melalui internet. Walaupun belum berhasil membawa gelar kendaraan hias favorit, keserasian penampilan yang dipersiapkan dalam waktu singkat tersebut sudah cukup memberikan hasil yang membanggakan. Tahun ini, sekitar 75 relawan dan seniman Indonesia serta pihak-pihak swasta dan BUMN ikut menyukseskan dan mendanai acara ini.Festival Wisata Internasional Shanghai adalah salah satu ajang promosi pariwisata internasional berskala dunia. Kegiatan tahunan yang diadakan untuk pertama kalinya 17 tahun silam ini, telah berkembang menjadi sebuah barometer promosi dan atraksi wisata terpenting di Tiongkok dan di Asia. Festival diselenggarakan setiap tahunnya pada pekan emas menjelang musim gugur dan hari nasional di Tiongkok.Panitia optimistis bahwa acara ini akan dapat membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara termasuk wisatawan Tiongkok ke Indonesia pascatragedi bom Bali, gempa bumi di Yogya dan Pangandaran, serta mengembalikan citra Indonesia sebagai negara tujuan wisata yang aman, nyaman dan menarik untuk dikunjungi. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads