PDIP: Pilihan Cawagub Banten Masduki Hasil Kompromi

PDIP: Pilihan Cawagub Banten Masduki Hasil Kompromi

- detikNews
Rabu, 06 Sep 2006 19:12 WIB
Serang - Terpilihnya nama HM Masduki sebagai cawagub Banten mengejutkan banyak kalangan. Maklum saja, HM Masduki selama ini sama sekali tidak dikenal dan tidak masuk bursa pendamping Ratu Atut Chosiyah. Nama yang selama ini disebut-sebut adalah Ketua DPD PDIP Jayeng Rana dan mantan Walikota Tangerang Zakaria.Tak heran bila banyak yang menanyakan masuknya nama HM Masduki sebagai cawagub Banten mendampingi Ratu Atut. Sejumlah sumber menyebutkan, masuknya Masduki diajukan oleh Partai Golkar yang menjadi sekondan PDIP dalam pencalonan gubernur di Banten. Ratu Atut maju atas dukungan PDIP, Masduki dari Partai Golkar.PDIP tidak membantah masuknya nama HM Masduki sebagai hasil kompromi. "Ya kita pilih Masduki karena kompromi, bisa kerjasama dan kompak dengan Ibu Atut. Yang penting ending-nya adalah komitmen mampu memakmurkan masyarakat Banten, " kata Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo di Serang, Rabu (6/9/2006).Hanya, Tjahjo menolak menjelaskan detail siapa yang mencalonkan Masduki sebagai pasangan Ratu Atut. "Kita sepakat semua yang mengajukan. Tadinya ada sejumlah mantan bupati dan walikota yang akan kita pilih mendampingi Ibu Atut. Tapi pilihan inilah yang terbaik," katanya.Tjahjo yakin dengan terpilihnya pasangan ini mampu memenangkan pilkada di Banten. "Apalagi calon wakil gubernur berpengalaman di bidang birokrasi. Dan Ibu Atut juga berpengalaman sebagai wagub dan plt gubernur Banten. Saya kira dia akan mampu meneruskan. Makanya kita sepakat," jelasnya.Ketika ditanya apa alasan PDIP tidak ngotot mencalonkan kadernya dalam pilkada mendatang, Tjahjo menjawab diplomatis. "Kita sejak awal tidak mempunyai sikap sepeti itu. Yang penting dia mampu memakmurkan masyarakat," katanya.Ditambahkannya, pasangan ini sudah direstui oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Keduanya sudah bertemu Megawati semalam di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakata Pusat."Ibu Mega optimistis karena Ibu Mega cukup akrab dan mengenal baik Ibu Atut. Ibu Mega tidak mempermasalahkan pasangannya dari orang luar, asal bagus dan bisa memakmurkan rakyat," tandasnya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads