Pemerintah Ajukan Rp 355,075 M untuk Kirim Pasukan ke Libanon
Rabu, 06 Sep 2006 17:59 WIB
Jakarta -
Pemerintah secara resmi mengajukan anggaran sebesar Rp 355,075 miliar untuk pengiriman pasukan TNI ke Libanon. Kebutuhan itu dapat dipenuhi dari realokasi kebutuhan mendesak crash program atau pos belanja lainnya."Untuk pengiriman tentara ke Libanon, kami telah menerima pagi ini dari Menhan angka terakhir yakni sebesar Rp 355,075 miliar," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Panitia Anggaran DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/9/2006).Anggaran itu yakni terdiri dari Rp 35,019 miliar untuk biaya angkutan personel TNI, apabila PBB tidak memberikan dukungan finansial. Selanjutnya kebutuhan operasional TNI sebesar Rp 32,809 miliar yang terdiri dari tahap perencanaan dan penyiapan Rp 1,269 miliar, tahap pembekalan dan pra tugas Rp 932 juta, tahap pemberangkatan Rp 445 juta, tahap penugasan selama 3 bulan Rp 29,298 miliar dan tahap akhiran atau purnatugas sebesar Rp 863,9 juta. Untuk pengadaan panser dan asuransi diusulkan sebesar Rp 287,246 miliar. "Kami mengusulkan anggaran tersebut karena personel TNI akan berangkat September ini," jelas Menkeu.
(san/)










































